Fakfak – Persoalan tenaga kerja lokal Orang Fakfak menjadi sorotan sentral dalam kegiatan sosialisasi pada 4 Distrik yang dilaksanakan oleh tim dari bp Indonesia. Mulai dari Arguni, Kokas, Mbahamdandara dan terakhir di Distrik Tomage kemarin. 15 Juni 2026.
Rata-rata penanya dari kalangan masyarakat adat maupun pemerintahan kampung mereka soroti proses perekrutan tenaga kerja asal fakfak yang bekerja di perusahaan migas ini, karena itu, mereka minta agar perekrutan tenaga kerja besok betul – betul dari Fakfak.
Bahwa rencana pelaksanaan pemasangan kerangka anjungan (Jacket) Lepas Pantai pada lokasi UBA dan UBB dalam waktu dekat. Masyarakat sejatinya meminta kepada pihak perusahaan untuk melakukan pendataan perekrutan tenaga kerja dengan baik
Pasalnya, selama ini disinyalir ada permaianan kotor oleh oknum-oknum tertentu mengirim perwakilan tenaga kerja orang bukan asli fakfak ke perusahaan mewakili setiap kampung yang ada.
Disinyalir ada oknum-oknum petugas ataupun pejabat pemerintah yang bermain dibalik perekrutan tenaga kerja lokal dari fakfak, masyarakat minta agar perekrutan tenaga kerja besok menjelang pemasangan kerangka anjungan pada lokasi UBA dan UBB harus satu pintu. Apakah itu melalui kepala distrik, kepala kampung dan atau melalui rekomendasi petuanan raja.
Kepala Distrik Kokas. Hamzah Almohdar merespon hal itu dan meminta kepada pihak perusahaan agar proses perekrutan tenaga kerja besok harus satu pintu yaitu melalui rekomendasi kepala distrik karena pemerintahan distrik yang mengenal sangat dekat warga masyarakat yang ada di kampung masing-masing.
“Saya minta kepada pihak perusahaan agar besok itu perekrutan tenaga kerja satu pintu, semua harus melalui rekomendasi kepala distrik.
Ini untuk apa? Agar kepala distrik bisa mengontrol secara baik orang-orang yang akan menjadi perwakilan setiap kampung yang berdampak langsung terhadap kegiatan ini.
Karena, selama ini kita tidak tau siapa yang kirim orang-orang dari luar fakfak kesana”, Terang Almohdar merespon aspirasi masyarakat.
Merespon hal tersebut, pihak perusahaan melalui tim sosialisasi berjanji akan menindaklanjuti dan membangun koordinasi dengan semua pihak yang berkepentingan aspirasi ini idiatur secara baik dengan melihat setiap aspirasi yang berkembang.




