17.7 C
New York
Kamis, Oktober 22, 2026

Buy now

Samaun Dahlan Pimpin Aksi Kemanusiaan, Nosel Selang Air Bersih Jangkau Fakfak Timur Tengah

Fakfak – “Untuk kepentingan rakyat, Jiwa dan ragaku kan kupersembahkan”. Kata Ketua DPD Golkar Provinsi Papua Barat. Samaun Dahlan yang juga keseharianya sebagai Bupati Fakfak periode 2025-2030.

Bupati Fakfak. Samaun Dahlan telah memimpin aksi kemanusiaan yaitu pembagian air bersih kepada masyarakat sejak Selasa, 6 Oktober 2026 kemarin hingga Kamis, 8 Oktober 2026.

Kepala Daerah memerintahkan semua Kepala OPD dilingkungan Pemda Fakfak untuk melakukan pendistribusian air bersih kepada warga sebagaimana yang telah diatur.

Pembagian air bersih kepada masyarakat ditengah Karhutlah buah dari pemanasan Global dilakukan karena saat ini sejumlah sumber air telah mengalami kekeringan. alias debit air menurun drastic.

Setelah melakukan operasi pasar pembagian air bersih yang berlangsung dipusat Kota Fakfak. Nosel Selang Air Bersih ini dikerahkan hingga sampai ke warga di Distrik Fakfak Timur Tengah.

Bupati Fakfak selain memgang Nosel Selang Air bersih. ia juga memantau perkembangan pendistribusian air bersih yang dilakukan oleh sejumlah kepala OPD yang ikut melakukan “Operasi” pasar di masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan. belum ada data pasti berapa jumlah ton air bersih yang disalurkan kepada masyarakat ditengah menghadapi krsisis air bersih dimaksud. namun diperkirakan lebih dari ratusan ton. media ini masih menunggu informasi resmi dari pemda fakfak.

Nosel selang air bersih yang dioperasikan Bupati Fakfak, Kamis, 8 Oktober 2026 pagi hingga sore dan sempat menjangkau Distrik Fakfak Timur Tengah diantaranya, Kampung Pasir Putih, Kampung Pirma, Wayati, dan beberapa lagi.

Bupati berharap kebutuhan air bersih yang disalurkan bisa dapat dimanfaatkan dengan baik. tentunya diakui sebagian belum dapat namun pemerintah terus berupayah agar pembagian bisa merata.

Bupati juga bantah jika pembagian ini untuk kelompok atau kalangan tertentu. ditegaskan bahwa. pembagian air bersih ini berlaku untuk semua masyarakat tanpa melihat latar belakang masyarakat tertentu. semua punya hak yang sama untuk dilayani oleh pemerintah daerah.

Diketahui, saat ini, berdasarkan data dari Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, dikutip dari papuabaratnews. Luas areal terdampak karhutla berdasarkan data aplikasi SiPongi+ (Sistem Pemantauan Karhutla) mencapai 3.317,56 hektare.

Statusnya sudah ditingkatkan dari siaga ke waspada. Kabupaten Fakfak menjadi daerah dengan luasan karhutla paling banyak, sekitar 2.300 hektare lebih. Jimmy menjelaskan, karhutla paling banyak terjadi di areal penggunaan lain (APL) seluas 1.558,53 hektare.

Selanjutnya, hutan produksi seluas 363,70 hektare lebih, hutan produksi terbatas 308,40 hektare, hutan produksi konversi sekitar 229,25 hektare, dan hutan lindung 36,51 hektare.

Tren karhutla pada 2026 mengalami peningkatan dibandingkan 2025 yang tercatat seluas 1.228,71 hektare. Karhutla tersebar di Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Fakfak, dan Kaimana.

Sementara itu, Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat, Kombes Pol Erwin Irawan, mengatakan sebanyak 3.278 personel dikerahkan untuk menangani karhutla.

Jumlah tersebut terdiri atas 1.403 personel Polda Papua Barat dan 1.875 personel polres jajaran.

Pembentukan satgas dan posko terpadu diharapkan mendukung optimalisasi penanganan karhutla sekaligus memperkuat strategi menekan perluasan kawasan yang terbakar, Koordinasi lintas instansi di masing-masing kabupaten juga terus diperkuat

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!