11.3 C
New York
Senin, April 27, 2026

Buy now

Satu Koperasi Disuntik 3 M, Bupati Harap Kesejahteraan Masyarakat Fakfak Bisa Terlihat

Fakfak – Bupati Fakfak. Samaun Dahlan berharap Koperasi Merah Putih yang sedang digalakkan pembentukannya oleh Dinas Koperasi Kabupaten Fakfak kedepan bisa berdampak langsung ke Kkesejahteraan masyarakat

Informasi yang diperoleh mataradarindonesia.com, jumlah koperasi yang sudah terbentuk dan memiliki akta notaris di Kabupaten Fakfak menjelang Launching 19 Juli 2025 mendatang adalah sebanyak 90 Unit di 90 Kampung dari 142 Kampung di Kabupaten Fakfak – Provinsi Papua Barat.

Bupati Samaun Dahlan saat melakukan kunjungan kerja di Kampung Mawar. Distrik Teluk Patipi. Kabupaten Fakfak – Papua Barat mengatakan Koperasi Merah Putih tentunya memiliki anggaran tersendiri langsung dari pusat dengan jumlah yang sangat fantastis banyak sehingga bisa berdampak langsung ke kesejahteraan masyarakat.

Anggaran yang diharapkan Bupati fakfak berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat di kampung-kampung yang ada di fakfak akan turun dari pusat melalui bank yang ditunjuk

Kemudian masing-masing koperasi ajukan rencana kerja ke bank selanjutnya pihak Bank lakukan survei untuk memastikan kegiatan yang diusulkan harus tepat sasaran, jika sesuai maka pihak bank siap untuk lakukan pencairan.

Bocoran yang diperoleh media ini setiap Koperasi di Kabupaten Fakfak akan memperoleh nilai kucuran dana Rp. 3 Miliar.

Oleh sebab itu harapan Bupati Fakfak. Samaun Dahlan agar anggaran sebanyak ini betul-betul bisa memperlihatkan adanya perubahan pembangunan signifikan di kampung diluar anggaran dana desa dana kampung.

Sebetulnya besok ditambah dengan dana Koperasi Merah Putih maka anggaran yang beredar di Kampung sebanyak 4 Miliar karena setiap kampung menerima dana kampung tiap tahun 1 Miliar lebih

Maka kampung harus maju dan sangat maju dari segala aspek pembangunan di kabupaten fakfak, hanya tergantung bagaimana cara mengelolanya.

Akan tetapi jika anggaran sebanyak ini salah dalam pengelolaan maka ada resiko lain dibalik kesalahan itu semua. bisa beresiko hukum terutama

“Sebentar lagi Koperasi Merah Putih akan di launching, nilai anggaran cukup banyak untuk itu dengan adanya kegiatan launching besok kedepan kita bisa lihat bentuk kesejahteraan masyarakat disana.

Sebab ketika ada kucuran dana koperasi dipadukan dengan dana kampung maka uang berputar dikampung sangat banyak tinggal bagaimana masyarakat dan memanfaatakn kesempatan ini dan mengelola dengan baik, insha allah kedepan masyarakat kita makin sejahtera”. Jelasnya.

Diketahui Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menyoroti program pembangunan Koperasi Merah Putih yang digagas oleh pemerintah sebagai salah satu upaya penguatan ekonomi desa.

Namun, ia menekankan bahwa keberadaan koperasi saja tidak cukup apabila tidak berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa. Hal itu disampaikan Ridwan Bae. Politikus Golkar diunggah dari emedia.dpr.go.id.

“Pak Prabowo di mana-mana pidatonya selalu mengatakan ‘untuk rakyat, untuk rakyat’ dan dia membangun desa termasuk Koperasi Merah Putih sekarang ini, tujuannya membangun desa.

Tapi, apa artinya jika uang yang kita salurkan ke masyarakat desa tidak punya nilai apa-apa,” kata Ridwan dalam Rapat Kerja bersama Menteri Desa PDTT dan Menteri Transmigrasi di Ruang Rapat Komisi V, Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Ia berharap pada periode mendatang, Kemendes-PDTT dapat menunjukkan perubahan nyata melalui pertumbuhan desa yang lebih merata dan terukur.

“Tentu tahun pertama, tahun kedua akan kita lihat perkembangannya. Tapi paling tidak, kinerjanya kita mau lihat di situ bahwa terjadi pertumbuhan di desa itu,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Pembahasan mengenai Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih cukup mencuat pada rapat tersebut. Adapun, Kemendes PDT menjadi bagian dari Satuan Tugas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dilansir dari berbagai sumber, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut, diperkirakan akan ada penyaluran dana hingga Rp 700 triliun ke seluruh Kopdes di Tanah Air.

Wacana terkait koperasi ini mencuat dalam retreat kepala daerah pada 21-28 Februari 2025 lalu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pembentukan Koperasi Desa sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Pada Rapat Terbatas di Istana Negara pada 3 Maret 2025 lalu, Presiden RI mengumumkan peluncuran 80.000 koperasi desa dengan nama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dilakukan peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bertepatan pada Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025 kemarin.

Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi. (ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!