6.7 C
New York
Rabu, Januari 14, 2026

Buy now

Sosok Kapolresta Manokwari. Kombes Pol. Ongky Isgunawan : Tenang dan Berprestasi

Membangun sebuah sistem kerja tim yang baik dan kuat bukanlah suatu hal yang mudah seperti membayangkan membalik telapak tangan. Akan tetapi untuk mendapatan hasil kerja yang maksimal maka dibutuhkan sebuah leadership (Kepemimpinan) seseorang yang kuat dan mampu mengkoordinir semua kebutuhan dan kepentingan anggota tim kerja yang baik dan merata diberbagai lini struktur yang ada sebagai bentuk pertanggungjawaban pimpinan diatasnya terhadap anggota tim dibawahnya. Apalagi sebuah Institusi kepolisian pasti sangat membutuhkan kepemimpinan yang kuat untuk bagaimana mampu mengontrol ratusan anggota yang dipimpinya.

Sekedar untuk menengok kebelakang dan melihat hasil hari ini, Mantan Kapolres Fakfak. AKBP Ongky Isgunawan kini menjabat sebagai Kapolresta Manokwari. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kabid Humas Polda Papua Barat. dalam menitih kariernya. Ongky dikenal sebagai sosok yang tenang dalam memimpin Institusi kepolisian ditingkat Polres dan selaku Kabid Humas Polda Papua Barat ketika itu. Ia menunjukkan kepada anggotanya bahwa sejatinya sebagai seorang pemimpin bukan penguasa tapi menjadi top leader untuk mengakomodasi semua kepentingan anggotanya.

Bagaimana mungkin setiap anggota melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik selama top leader tidak memberikan sebuah motivasi dan semangat kerja tim yang baik. Tentunya peran ini sangat penting dan tidak semua orang mampu melakukanya. Ongky Isgunawan serasa mendekati langkah ini hingga dari Polres Fakfak kemudian masuk sebagai Kabid Humas Polda Papua Barat dan kini menjabat sebagai Kapolresta Manokwari dengan gaya kepemimpinan yang tenang itu kian berprestasi dengan mengungkap dua kasus pembunuhan di Manokwari – Ibu Kota Papua Barat. juga kasus – kasus lainya.

Selama menjabat sebagai Kapolres Fakfak. keramahan itu tidak saja dengan Wartawan. Pria yang akrab dipanggil Pak Ongky. Kini menyandang pangkat Kombes. sangat dekat dengan masyarakat karena menganut gaya kepemimpinan merangkul dan menciptakan rasa aman dan nyaman kepada setiap orang dan seluruh masyarakat Fakfak. Ongky memiliki karatkter kepemimpinan yang tegas tapi bukan marah apalagi benci terhadap anggota. melainkan menciptakan disiplin terhadap setiap anggota yang lalai dalam melaksanakan tugas bukan pula hukuman melainkan peringatan agar setiap anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab harus benar-benar mengedepankan azas kepentingan umum diatas segala kepentingan pribadi ataupun golongan.

Sosok Ongky Isgunawan yang semula berpangkat AKBP, resmi menyandang  tiga melati emas atau Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) melalui upacara Korps Raport bersama 414 personel Polda Papua Barat, Minggu (31/12) lalu di Manokwari. Tepatnya di Polda Papua Barat. ini bukan sebuah kebetulan tapi buah dari model sebuah kepemimpinan seorang Ongky Isgunawan yang ia miliki sehingga diimplementasikan selama ini. Wajar sekali kalau dikatakan Tenang dan Berprestasi.

Saat menjabat sebagai Kapolresta Manokwari. Ada dua kasus besar yang berhasil diungkap Kombes Pol Ongky Isgunawan. pria alumnus SMA Negeri 28 Jakarta dan jebolan Akademi Kepolisian (AKPOL) 1999 itu. Yakni, Kasus pembunuhan istri pegawai kantor pelayanan pajak (KPP) Pratama Manokwari. Kemudian kasus mutilasi seorang Anggota pembantu Rumah Tangga. Dua kasus ini Ongky dan anggota tim Polresta Manokwari berhasil mengungkapnya baik tersangka maupun penemuan barang bukti. Semua atas kerja keras dan kerjasama yang ia bangun di dilingkungan Polresta Manokwari-Polda Papua Barat.

Pertama, Pengungkapan Kasus Mutilasi istri Pegawai Kantor Pelayanan Pajak Manokwari

Gerak cepat dan tindak tepat Kapolresta Manokwari. Ongky Isgunawan kerahkan Satuan Reserse dan Kriminal dibantu Tim Intelkam Polresta Manokwari berhasil meringkus pelaku pembunuhan/Mutilasi seorang Istri dari Pegawai Kantor Pelayanan Pajak Manokwari.

Dipundak Mantan Kapolres Fakfak dan Kabid Humas Polda Papua Barat ini semua tahapan dalam proses penananganan ini dilaksanakan berdasarkan SOP (Sistim Operasional Prosedur) Kepolisian dalam penananganan tindak pidana dimaksud. Ongky Isgunawan kemudian mampu mengungkap tabir dibalik kasus pembunuhan/Mutilasi tersebut.

Polisi kemudian mengungkap motif pembunuhan Aresty Gunar Tinarda, istri seorang pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari, yang ditemukan tewas di dalam septic tank. pelaku yang bernama Yahya Himawan terlilit utang karena judi online. Yahya adalah orang yang pernah bekerja memperbaiki rumah Aresty.

Kasus ini diketahui pihak kepolisia setelah suami dari Korban akhirnya bertandang ke Mapolresta Manokwari dan lakukan LP dengan keterangan kejadian orang hilang. Setelah laporan itu dilakukan polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan adanya dugaan pembunuhan terhadap istri Pegawai Kantor Pelayanan Pajak Manokwari dimaksud.

Atas perbuatan pelaku. Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana), Pasal 338 KUHP (pembunuhan) dan Pasal 365 ayat 3 KUHP (pencurian dengan kekerasan). Pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Kedua, Pengungkapan Kasus Pembunuhan / Mutilasi Anggota Pembantu Rumah Tangga

Tidak berhenti bekerja dan mengabdi untuk bagaimana menunjukkan kesungguhan kepemimpinan dia sebagai pelindung dan Pengayom Masyarakat khususnya di Kabupaten Manokwari dan sekitarnya. Ongky Isgunawan dan Anggota jajaranya kembali beraksi dan menangkap tiga pelaku pembunuhan / Mutliasi seorang Anggota Rumah Tangga (ART).

Lagi-lagi gerak cepat dan tangkap ditempat ketiga pelaku ini benar-benar membuktikan bahwa kinerja Kapolresta Manokwari ini tidak sekedar menjadi seorang memimpin tetapi menjelma menjadi seorang leader yang mampu dan sanggup memberikan proteksi terhadap setiap kejadian kepada anak Anggota dan Jajaranya.

Ongky uraikan bahwa motif pembunuhan dan hasil otopsi jenazah ART dalam mobil Innova, didapati rusuk patah dan ada luka di kepala akibat penganiayaan majikan pemilik Wisma Gaya Baru Wosi. Kombes Pol Ongky Isgunawan, SIK menyampaikan ini merupakan tindak pidana pembunuhan berencana, penganiayaan berat yang mengakibatkan matinya orang.

Kronologis kejadian diketahui setelah satu keluarga ini membawa jasad Indri ke pemakaman pasir putih untuk dikebumikan namun tanpa prosedur yang layak dari laporan saksi penggali kubur pada Rabu, (26/11/2025). Dari hasil keterangan saksi Wati, pada Rabu, (26/11/2025), saksi mendengar suara teriakan dari korban, setelah dirinya melihat tersangka Luciana memukul kepala korban dengan sapu ijuk hingga patah. Menurut pernyataan saksi, Lusiana mendorong korban dan mendekat bagian tubuh atas korban dengan bantal lalu menekan dada korban hingga korban meninggal dunia.

Pelaku dijerat dengan pasal yang dipersangkakan tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pembunuhan dan atau penganiayaan berat yang mengakibatkan matinya orang dan atau menyebabkan atau membiarkan orang dalam kesengsaraan sehingga mengakibatkan matinya orang dan atau kekerasan dalam rumah tangga dan turut serta melakukan kejahatan dan membantu melakukan kejahatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP, pasal 338 KUHP, pasal 354 ayat (2) KUHP, pasal 306 ayat (2) KUHP, Jo pasal 304 KUHP, dan pasal 181 KUHP, dan pasal 44 atau pasal 49 UU nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Jo pasal 55 KUHP, dan pasal 56 KUHP dengan hukuman penjara 15 tahun dan maksimal hukuman mati.

Berdasarkan data Pusiknas Bareskrim Polri, sepanjang 2025 Polda Papua Barat menangani tujuh kasus pembunuhan, menurun 78 persen dari tahun sebelumnya (14 kasus). Namun, kasus curas justru meningkat 6,5 persen, dari 44 menjadi 69 kasus. Dari total 2.449 kasus kejahatan di Papua Barat tahun ini, lima jenis tindak pidana yang paling banyak dilaporkan adalah :

Pencurian biasa:  438 kasus, Penganiayaan: 389 kasus, Pencurian dengan pemberatan: 268 kasus, Pengeroyokan: 186 kasus, Penipuan/perbuatan curang: 185 kasus, sedangkan Kasus curas menempati posisi ke-10, sedangkan kasus pembunuhan berada di posisi ke-21 dalam daftar tindak pidana yang ditangani kepolisian di wilayah tersebut.

Kematian AGT menambah daftar panjang kekerasan yang terjadi di ruang domestik, tempat yang seharusnya menjadi benteng paling aman bagi setiap keluarga. Tragedi ini juga menjadi pengingat bahwa bahaya kadang datang dari arah yang paling tak disangka: orang yang pernah dipercaya.

Ketiga, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Akibat Dipengaruhi Miras

Kepolisian Resor Manokwari mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pemuda berinisial UDP (20) yang ditemukan tewas di jurang Kampung Dowansiba, Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari. Korban diketahui dibunuh setelah pelaku dan korban mengonsumsi minuman keras sejak sore hingga malam hari. peristiwa tersebut bermula pada Senin (15/12/2025), sekitar pukul 16.00 WIT, saat pelaku utama berinisial TW bersama korban dan dua orang temannya, masing-masing berinisial SOM dan MLW, mengonsumsi minuman keras.

Dalam kondisi dipengaruhi minuman keras, pelaku kemudian menikam korban satu kali di bagian leher dan sempat melakukan pemukulan pada area wajah korban. Motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi dendam pribadi, meski korban bukan orang yang sebenarnya dicari pelaku. Setelah korban meninggal dunia, pelaku memanggil dua orang temannya untuk membantu menyeret jenazah dari lokasi awal di area kuburan menuju jurang. Jenazah kemudian dibuang ke dalam jurang.

Di lokasi awal kejadian, polisi menemukan bekas darah yang telah ditutup menggunakan tanah kuburan oleh pelaku. Jenazah korban akhirnya ditemukan di jurang wilayah Kampung Dowansiba. Pada Selasa (16/12/2025), sekitar pukul 08.00 WIT, pelaku utama TW datang dan menyerahkan diri ke Polres Manokwari. Dari hasil pengembangan kasus, polisi kemudian mengamankan dua orang lainnya yang diduga membantu pelaku.

Sosok Kapolresta Manokwari. Kombes Pol. Ongky Isgunawan

Sosok Ongky Isgunawan yang semula berpangkat AKBP, resmi menyandang  tiga melati emas atau Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) melalui upacara Korps Raport bersama 414 personel Polda Papua Barat, Minggu (31/12). Dikutip dari berbagai sumber, Kombes Pol Ongky Isgunawan merupakan alumnus SMA Negeri 28 Jakarta dan jebolan akademi kepolisian (Akpol) 1999. Ongky Isgunawan memiliki jejak karir cukup cemerlang di institusi Polri. Jejaknya terekam sejak bertugas sebagai Kabag Ops Polres Sambas Polda Kalimantan Barat tahun 2018. Di awal tahun 2019 Ongky menjabat sebagai Kasubdit IV Direktorat Reskrimum Polda Kalimantan Barat.

Di tahun yang sama, Ongky dimutasi ke Polda Papua Barat sebagai Pejabat Sementara (PS) Irbid Itwasda Polda Papua Barat. Di Polda Papua Barat, Ongky Isgunawan tercatat sebagai lulusan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri tahun 2019. Selanjutnya pada 12 Februari 2020 Ongky dimutasi dalam jabatan baru sebagai Kapolres Fakfak berdasarkan surat telegram Kapolri Nomor: ST/385/II/Kep/2020 Tanggal 3 Februari 2020. Selama dua tahun sebagai Kapolres Fakfak, Ongky menoreh sejumlah prestasi, salah satunya prestasi dalam menekan angka Covid-19 di tempat tugasnya itu.

Selanjutnya, Ongky Isgunawan kembali dimutasi ke Polda Papua Barat dalam rangka promosi sebagai Wakil Direktur Reskrimsus Polda Papua Barat. Mutasi tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri, Nomor: ST/747/KEP/2022 dan ST/748/KEP/2022, Tanggal 13 April 2022. Sebagai Wakil Direktur Reskrimsus Polda Papua Barat, Ongky dan tim penyidiknya menunjukkan sejumlah prestasi dalam mengungkap kasus korupsi yang cukup menarik perhatian publik. Satu di antaranya adalah kasus korupsi dana hibah KONI Papua Barat tiga tahun anggaran (2019, 2020, dan 2021).

Dan pada Desember 2023, Ongky Isgunawan resmi dimutasi dalam jabatan baru sebagai Kabid Humas Polda Papua Barat berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2865/XII/KEP.2023 tanggal 28 Desember 2023. Dalam Surat Telegram itu, Kombes Pol Adam Erwindi yang semula menjabat sebagai Kabid Humas Polda Papua Barat dimutasi dalam jabatan baru sebagai Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). 23 Maret 2025. Ongky dimutasikan dan menjabat sebagai Kapolresta Manokwari sampai saat ini.

(ret)

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!