9 C
New York
Kamis, April 30, 2026

Buy now

Kritik Kepala OPD Tak Hadiri Nuzulul Qur`an dan Ingatkan PHBI, Bupati Fakfak : Harus Jadi Contoh yang Baik Kepada Masyarakat

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan.

Fakfak – Peringatan Nuzulul Qur`an yang berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak, Sabtu, 7 Maret 2026. Sebagai momentum yang tepat Bupati Fakfak kritik Kepala OPD yang malas ikut acara keagamaan dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak. terutama kegiatan keagamaan ditengah masyarakat.

Bupati tegaskan bahwa sebagai pemimpin harus menjadi contoh yang baik kepada staff dan juga masyarakat. Bagaimana mau jadi pemimpin kalau tidak menunjuk jalan dan teladan yang baik kepada staff dan masyarakat. Kegiatan keagamaan saja malas. Terus apa yang mau dijadikan contoh bagi stfaff dan masyarakat.

Kritik Bupati Fakfak. Samaun Dahlan kepada pimpinan OPD dilingkungan Pemda Fakfak karena tidak terlihat di acara Nuzulul Qur`an Kabupaten Fakfak. padahal kegiatan tersebut terutama bagi kepala OPD yang beragama muslim sangat penting karena mendengar ceramah agama tentang Nuzul Qur`an sekliagus wadah silaturahmi antar sesama umat.

Ketikdahadiran ini disebabkan karena malas ikut acara keagamaan atau tidak mendapatkan undangan dari PHBI Kabupaten Fakfak?. bagi PHBI Fakfak. Bupati minta agar kedepan kegiatan – kegiatan sosial keagamaan yang ingin dilaksanakan harus melayangkan undangan kepada seluruh pimpinan OPD dan staff serta seluruh masyarakat agar ikut memeriahkan kegiatan yang dilaksanakan.

Peringatan dan warning kepada pimpinan OPD di Fakfak ini sudah beberapa kali. Pertama ketika acara tahrib menyambu bulan suci ramadhan 1447H/2026M. dan kegiatan Bazar Ramadhan. Bupati Fakfak. Samaun Dahlan melihat pimpinan OPD masih sangat malas dengan kegiatan keagmaan. Ia ingatkan PHBI agar maksimal dalam menyampaikan undangan dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu.

“Saya lihat Kepala-Kepala OPD untuk mengikuti kegiatan mala mini (Nuzulul Qur`an – red) sangat minim, bagaimana yang jadi pemimpin kalau kegiatan keagamaan saja malas hadir. Sebagai pemimpin harus kita menunjuk contoh atau jalan yang baik kepada staff dan masyarakat.

PHBI saya ingatkan. Kalau kegiatan seperti ini mereka diundang termasuk staff. Saya saja minta kegiatan ditunda agar saya hadir. Tapi mereka yang tidak sibuk apa-apa malas hadir”, Tegas Samaun Dahlan. Ketika memberikan sambutan pada peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak.

Kegiatan ini terpantau dihadiri oleh Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. Dandim 1803/Fakfak. Wahlin Rahman. Serta sangat sedikit pimpinan OPD dilingkungan Pemda Fakfak. kebanyakan yang hadir adalah masyarakat umum yang ikut melaksanakan ibadah sholat tarawih. Kegiatan itu berlangsung ba`dah tarawih yang berlangsung di Masjid Raya Fakfak.

Memang untuk melaksanakan amalan bagi diri sendiri tanpa harus memaksakan orang lain namun secara etika dan moralitasnya. Bagaimana mau jadi pemimpin sedangakan ajakan untuk melakukan kebaikan terutama dijalan Allah Swt saja tidak ada animo. Terus apa yang mau dibanggakan, sedangkan harus menjadi teladan kepada orang yang dipimpinnya.

Nuzulul Qur`an adalah peringatan turunnya wahyu Allah SWT pertama kali sebagai petunjuk hidup (hudan linnas), pembeda benar-batil (Al-Furqan), dan rahmat bagi semesta alam. Momentum ini mendorong umat Islam meningkatkan literasi, memperdalam pemahaman, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa agung yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam. Peristiwa turunnya Al-Qur’an bukan hanya menandai awal kerasulan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Dalam konteks kehidupan modern, memahami hikmah Nuzulul Qur’an sangat penting agar umat Islam tidak hanya memperingatinya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menghayatinya sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.

Peristiwa Nuzulul Qur’an memiliki makna spiritual yang mendalam, karena melalui Al-Qur’an, Allah SWT menurunkan pedoman yang mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, hingga akhlak. Oleh sebab itu, memahami hikmah Nuzulul Qur’an dapat menjadi cara bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Memahami dan mengamalkan hikmah Nuzulul Qur’an merupakan kewajiban setiap Muslim. Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi pedoman hidup yang harus diterapkan dalam segala aspek kehidupan. Dengan meneladani nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, umat Islam dapat menjalani hidup dengan penuh makna dan kedamaian. Semoga momentum peringatan Nuzulul Qur’an menjadi ajang refleksi bagi kita semua untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam setiap langkah kehidupan.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!