Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K ketika tiba di Bandara Siboru Fakfak - Papua Barat, Minggu, 22 Maret 2026 siang bersama Sekda Papua Barat. Ali Baham Temongmere, MTP. foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Laporan : Rustam Rettob/Wartawan
Fakfak – Kunjungan Kerja Kapolda Papua Barat. Irjen Pol. Alfred Papare. S.I.K bersama Sekda Papua Barat di Kabupaten Fakfak, Minggu, 22 Maret 2026 siang di Bandara Siboru Fakfak. tiba sekira pukul 13.46 Wit.
Rombongan Kapolda dan Sekda Papua Barat dijemput Danrem 182/JO Fakfak. Letkol Inf. Irwan Budiana dan Wakil Bupati Fakfak. Drs Donatus Nimbitkendik serta Wakapolres Fakfak. Henderjeta Yassu dan Anggota Forkopimda lainya.
Tiba di Bandara. Kapolda Papua Barat. Putra Papare ini dijemput secara adat kemudian diarak menuju kediaman Sekda Papua Barat. Ali Baham Temongmere di Kompleks Selamat Datang Kampung Torea. Distrik Pariwari. Kabupaten Fakfak – Papua Barat.
Sekaligus menggelar Open House Sekda Papua di Fakfak. tentunya bersama dengan seluruh rombongan yang mendampingi maupun yang menjemput di Bandara Siboru Fakfak.
Setelah acara Open House di Kediaman Sekda Papua Barat. kepada sejumlah awak media saat hendak tinggalkan rumah Sekda dan menuju kendaraan jemputan. Kapolda Papare menjelaskan bahwa :
Kondisi situasi dan kamtibas Papua Barat pada umumnya selama ibadah ramadhan dan idul fitri 1447H/2026M terbilang berlangsung aman dan kondusif. Termasuk di Wilayah Fakfak-Papua Barat dilaporkan aman dan kondusif.
Kepada awak media. Kapolda sampaikan lebih lanjut bahwa tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan ibadah bulan suci ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447H/2026M. kemarin.
Kamtibas di Papua Barat dilaporkan pada umumnya aman dan kondusif. Hal ini bisa terjadi karena kerjasama yang sangat baik antara Masyarakat, Pemerintah Daerah setempat dan juga peran TNI–Polri.
Semangat kebersamaan ini harapan Kapolda. Selalu dijaga dan terawat dengan baik sehingga setiap orang dapat merasakan adanya keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah bulan suci ramadahn maupun perayaan ibadah idul fitri 1447H/2026M.
Didepan kediaman Sekda Papua Barat di Kompleks Selamat Datang. Kapolda akui Fakfak dilaporkan sangat aman dan kondusif.
“Yang pertama, selama pelaksanaan ramadhan dan pawai takbiran hingga kita merayakan idul Fitri 1447H/2026M berlangsung aman lancar bahkan sangat kondusif, kemudian untuk kejadian menonjol selama bulan ramadhan berlangsung, malam takbiran serta hari raya idul fitri tidak ada”, Salut Kapolda Papare. Usai acara Open House di Rumah Sekda Papua Barat. Ali Baham Temongmere, Minggu, 22 Maret 2026 siang sebelum beranjak ke Hotel Grand untuk istirahat.
Disampaikan lebih lanjut terkait Agenda kunjungan kerja ke Fakfak setelah dilantik menjadi Orang nomor satu di Wilkum Polda Papua Barat. mendengar Kunjungan Menteri ESDM RI. Bahlil Lahadalia ke fakfak. mengikuti pawai Takbiran dan lebaran.
Ia (Kapolda Papua Barat-red) bersama Sekda Papua Barat rencana akan bersilaturahmi dengan Menteri ESDM RI. Agenda dan jadwal sedang diatur protokol untuk malam nanti.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan.
Koordinasi yang baik dinilai sangat krusial dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.
Kehadiran Kapolda dan Sekda Papua Barat di Fakfak diharapkan semakin mempererat hubungan antar lembaga, serta memastikan kondisi daerah tetap aman, kondusif, dan terkendali.
Dengan kolaborasi yang solid, berbagai program pembangunan di Kabupaten Fakfak diyakini dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat.
Suasana malam takbiran Idul Fitri di Kabupaten Fakfak semakin meriah dengan aksi spontan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang memborong jagung dari pedagang UMKM di kawasan RTH Ma’ruf Amin, Jumat (20/03/2026).
Usai mengikuti pawai takbiran, Bahlil bersama rombongan Muspida dan didampingi Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, mengunjungi kawasan Taman Satu Tungku Tiga Batu yang berada tidak jauh dari lokasi RTH. Di tempat tersebut, ia menyempatkan diri menyapa para pelaku UMKM yang berjualan.
Perhatian Bahlil tertuju pada seorang mama Papua yang menjual jagung rebus dan pinang. Dengan ramah, ia berbincang santai sambil melihat dagangan yang dijajakan.
“Jagung ini dari mana, mama? Jagung ini kelihatan manis sekali dan menggoda, mungkin karena warnanya kuning,” ujar Bahlil sambil tersenyum.
Tanpa banyak pertimbangan, ia kemudian langsung memborong seluruh jagung yang dijual pedagang tersebut.
Dengan nada bercanda, ia menambahkan, “Karena jagung ini warna kuning, jadi saya harus ambil semua,” yang langsung disambut tawa warga di sekitar lokasi.
Jagung yang telah dibeli itu kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir. Warga tampak antusias mendekat untuk menerima jagung langsung dari tangan sang menteri, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Sambil menikmati jagung rebus bersama warga dan rombongan, Bahlil kembali berkelakar, “Wah, jagungnya manis,” ujarnya.
Selain memborong jagung, ia juga membeli pinang dan mencicipinya di tempat. Dengan logat Papua, Bahlil mengatakan,
“Saya makan pinang ini tra pusing,” yang semakin mencairkan suasana kebersamaan malam itu.
Kehadiran Bahlil di tengah masyarakat Fakfak pada malam takbiran disambut hangat oleh warga. Momen tersebut menjadi salah satu warna tersendiri dalam perayaan Idul Fitri di daerah tersebut.
Bahlil juga menyampaikan bahwa pulang kampung dan merayakan Idul Fitri bersama masyarakat memiliki makna yang sangat mendalam baginya. Ia rencana sholat idul Fitri 1447H bersama Keluarga di Fakfak.
Fakfak – Didampingi Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. Dan Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik. Menteri ESDM RI. Bahlil Lahadalia melepas secara resmi peserta pawai takbiran dalam rangka menjelang hari raya idul Fitri 1447H/2026M.
Pawai takbiran itu dilepas dari arah jalur bandara lama. Turut hadir Komandan Koren 182/JO Fakfak. Letkol Inf. Irwan Budiana. Serta Anggota Forkopimda serta sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemda fakfak.
Ketika melepaskan rombongan pawai takbiran dalam rangka hari raya idul Fitri 1447H/2026M. Sabtu, 20 Maret 2026 malam. Bahlil sampaikan permohonan maaf secara pribadi dan keluarga untuk semu masyarakat Fakfak
“Momentum ini saya ingin menyampaikan permohonan maaf lahir dan bathin untuk kita semua. Baik secara pribadi maupun dari keluarga. Ada yang kurang dan tidak berkenaan di hati masyarakat Fakfak mohon dimaafkan di hari yang suci ini” Ucap Bahlil.
Lanjut disampaikan bahwa terkait dengan pelaksanaan pawai takbiran 1447H/2026M. Semua masyarakat terutama yang mengikuti pawai takbiran agar tetap jaga keamanan dan keselamatan selama menggunakan kendaraan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pawai takbiran tersebut.
“Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu, izinkan saya mengajak kita semua untuk memanjatkan syukur kepada Allah SWT.
Dan dengan mengucapkan, Bismillahirrahmanirrahim. Hari ini kota melepas pawai takbir Akbar dalam menyongsong hari raya idul Fitri 1447H/2026M. Semoga pawai kita dilindungi oleh Allah SWT, terima kasih” Singkat Bahlil.
Selanjutnya. Bahlil dan Bupati serta Wakil Bupati Fakfak menuju kendaraan masing-masing untuk melaksanakan pawai takbiran bersama masyarakat. Pawai ini juga dirangkaian dengan perlombaan kendaraan hias pawai takbir.
Rute yang dilintasi yaitu, Torea atau titik start. Sepanjang jalan Yos Sudarso, kemudian masuk pasar thumburuni, lewati kawasan hingga naik puncak melingkar turun depan rumah negara. Turun depan Denis lanjut ke sebarang dan finish di RTH Ma’ruf Amin. Jalan baru.
Fakfak – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dijadwalkan akan turut ambil bagian dalam pawai takbiran di kampung halamannya, Kabupaten Fakfak – Papua Barat, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri. 1 Syawal 1447 Hijriah. Bertepatan dengan hari Sabtu, 21 Maret 2026 Masehi
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan melalui ponsel selulernya. Kepada mataradarindonesia.com, Jumat, 20 Maret 2026 siang membenarkan rencana Menteri ESDM RI. Bahlil Lahadalia bersama Istri tercintanya Sri Supari Bahlil Lahadalia dan Anggota Keluarganya bakal ikut Pawai Takbiran di fakfak.
“Benar, rencana Pak Menteri. Bapak Bahlil Lahadalia dan Keluarga juga ikut Pawai Takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026M di Fakfak. kami tentunya menyambut kedatangan dan kehadiran beliau di Fakfak di Fakfak sebagai salah satu tamu negara walaupun datangan untuk berlebaran bersama Ibu dan keluarga di Fakfak”, Tutur Samaun Dahlan. Bupati Fakfak.
Lanjut diuraikan Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dalam sambungan selulernya itu kepada media ini bahwa. Menteri ESDM RI. Bahlil Lahadalia tiba di Fakfak, Kamis, 19 Maret 2026 sore kemarin dan dijemput Bupati Fakfak. Samaun Dahlan didampingi Anggota Forpompimda serta Kepala OPD dilingkungan Pemda Fakfak di Bandara.
“Ini menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi kami sebagai Kepala Daerah dan Pak Donatus sebagai Wakil Kepala Daerah di Fakfak. selama masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak. kali ini putra Fakfak yang sekarang menjabat Menteri ESDM bisa bersama Masyarakat Fakfak ikut Pawai Takbiran di Fakfak.
Selaku pemerintah atas nama seluruh masyarakat maupun ASN di Wilayah Pemerintahan Kabupaten Fakfak. kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Pak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Fakfak”, Ucap Samaun Dahlan yang juga Ketua DPD Golkar Papua Barat di Fakfak
Kehadiran putra daerah tersebut bukan hanya menjadi bagian dari kemeriahan malam takbiran, tetapi juga dinilai sarat makna terutama dalam konteks kearifan lokal Fakfak yang dikenal dengan filosofi Budaya “Satu Tungku Tiga Batu.”
Malam takbiran sendiri merupakan momentum sakral bagi umat Islam, ditandai dengan lantunan takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT setelah sebulan penuh umat Islam dibelahan dunia menjalani ibadah Ramadhan.
Di Fakfak, gema takbir tidak hanya menjadi ekspresi religius, tetapi juga berpadu dengan nilai-nilai budaya yang telah lama hidup dalam masyarakat.
Filosofi “Satu Tungku Tiga Batu” merupakan simbol harmoni dan persatuan dalam keberagaman masyarakat Fakfak. Tiga batu yang menopang satu tungku dimaknai sebagai representasi dari perbedaan baik agama, suku, maupun latar belakang yang bersama-sama menjaga keseimbangan kehidupan sosial.
Dalam konteks malam takbiran, nilai tersebut menemukan relevansinya. Pawai takbiran tidak hanya diikuti oleh umat Islam, tetapi juga mendapat dukungan dan penghormatan dari masyarakat lintas agama sebagai bagian dari tradisi kebersamaan yang telah mengakar kuat di Fakfak.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai, kehadiran Menteri ESDM dalam pawai takbiran tahun ini menjadi simbol penting dari pertemuan antara nilai keagamaan dan kearifan lokal.
“Fakfak itu berdiri di atas filosofi satu tungku tiga batu. Artinya, kebersamaan itu bukan pilihan, tapi kebutuhan. Malam takbiran menjadi salah satu ruang di mana nilai itu hidup,” ujar seorang tokoh adat setempat dikutip media ini.
Di sisi lain, masyarakat juga berharap agar pelaksanaan pawai takbiran tetap menjaga marwah sebagai bagian dari syiar Islam. Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena pergeseran makna takbiran menjadi sekadar euforia di sejumlah daerah menjadi perhatian bersama.
Tokoh agama mengingatkan bahwa malam takbiran adalah momentum untuk memperbanyak dzikir dan refleksi diri, bukan sekadar keramaian.
“Takbir adalah pengagungan kepada Allah. Jangan sampai kehilangan makna karena berlebihan dalam perayaan,” ujarnya.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan diharapkan dapat memastikan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan kearifan lokal.
Kehadiran Menteri ESDM di tengah masyarakat Fakfak dalam momentum ini pun dipandang bukan sekadar simbolis. Lebih dari itu, ia menjadi representasi bahwa nilai kepemimpinan sejati tidak terlepas dari akar budaya dan spiritualitas masyarakatnya.
Malam takbiran di Fakfak pada akhirnya bukan hanya tentang gema takbir yang menggema di jalanan, tetapi juga tentang bagaimana nilai keimanan dan kebersamaan berpadu dalam satu ruang seperti tungku yang kokoh karena ditopang oleh tiga batu.
Dalam semangat itulah, Fakfak menyambut Idul Fitri dengan takbir yang menguatkan iman, serta kebersamaan yang merawat persaudaraan dalam keberagaman. Ketika Menteri ESDM mengikuti Pawai takbiran maka dipastikan Menteri dan keluarganya melaksanakan sholat idul Fitri di Fakfak.
JAKARTA, 30/3 - KENAIKAN TDL. Pemandangan gedung bertingkat terlihat dari Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (30/3). Pemerintah akan menaikan tarif dasar listrik (TDL) periode kedua per 1 April dengan kenaikan sebesar 4,3 persen untuk menghemat anggaran subsidi listrik. FOTO ANTARA/Zabur Karuru/ama/13
Jakarta – Masyarakat dapat lebih tenang menghadapi periode Hari Raya Idulfitri 2026/1447 H. Pasalnya, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan tarif tenaga listrik Triwulan II (April-Juni) tahun 2026 tidak akan mengalami kenaikan. Kebijakan ini diambil sebagai upaya Pemerintah menjaga daya beli masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno, menyampaikan bahwa pengambilan kebijakan tidak menaikkan tarif listrik mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu cemas, karena Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II tahun 2026 tetap. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat jelang Hari Raya Idulfitri, setelah dilakukan perhitungan terhadap berbagai parameter ekonomi makro. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara efisien dan bijak sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Tri di Jakarta, Senin (16/3).
Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero), evaluasi penyesuaian tarif tenaga listrik bagi bagi 13 golongan pelanggan non-subsidi dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan perubahan realisasi parameter ekonomi makro, meliputi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Harga Rata-Rata Minyak Mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).
Untuk penetapan tarif Triwulan II tahun 2026, parameter ekonomi makro yang digunakan adalah realisasi pada periode November 2025 hingga Januari 2026, yaitu kurs sebesar Rp16.743,46 per USD, ICP sebesar USD62,78 per barel, inflasi sebesar 0,22 persen, serta HBA sebesar USD 70 per ton sesuai kebijakan DMO batubara.
Berdasarkan perhitungan parameter tersebut, secara formula tarif tenaga listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun untuk menjaga daya saing industri, daya beli masyarakat, serta stabilitas ekonomi nasional di tengah kondisi global, pemerintah memutuskan tarif listrik tidak berubah. Begitu pula untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan.
Selain itu, Kementerian ESDM mendorong PT PLN (Persero) untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, serta mengoptimalkan efisiensi operasional guna memastikan penyediaan tenaga listrik yang andal dan berkelanjutan.
MEREKA TERLALU SOLID, Bupati dan Wakil Bupati Fakfak terlihat menari mengekspresikan tangan dimomentum Islam Masuk Papua di Kabupaten Fakfak belum lama ini, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Jakarta – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Halaman Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3), saat peserta Mudik Bersama Sektor ESDM Tahun 2026 bersiap berangkat kembali ke kampung halaman. Senyum dan harapan terpancar dari para pemudik yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta setelah menjalani rutinitas pekerjaan yang jauh dari kampung halaman.
Program Mudik Bersama Sektor ESDM Tahun 2026 ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pegawai, khususnya golongan I, II, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan tenaga outsourcing, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan sektor ESDM.
Dalam suasana tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara resmi melepas keberangkatan peserta sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan akses mudik yang aman dan nyaman bagi pegawai, beserta keluarga dan masyarakat.
Bahlil menegaskan bahwa program Mudik Bersama tidak hanya menjadi sarana fasilitasi transportasi bagi pegawai, tetapi juga mencerminkan semangat kolaborasi dan kebersamaan antara pemerintah dan para pemangku kepentingan di sektor ESDM.
“Mudik bareng ini menjadikan tradisi bagi Kementerian ESDM dengan seluruh stakeholder dalam ikut berpartisipasi bersama-sama dengan seluruh karyawan baik yang ada di perusahaan maupun yang ada di internal ESDM maupun dengan masyarakat umum. Inilah bentuk kebersamaan pemerintah dengan masyarakat.” jelas Bahlil.
Dalam kesempatan tersebut, Bahli juga mengingatkan peserta untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan serta menjaga keselamatan selama perjalanan mudik. “Untuk saudara-saudara saya yang mudik, saya sekali lagi mengingatkan jangan lupa kompor dimatikan dulu. Sekalipun sudah di bus, tolong telepon tetangga, setrika-setrika, jangan sampai ada colokan yang belum dicabut. Rumah jangan sampai tidak dikunci,” pesannya.
Program Mudik Bersama tahun ini terselenggara melalui kolaborasi dengan enam BUMN sektor ESDM, yakni PT Mining Industry Indonesia, PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sebanyak 33 unit bus diberangkatkan dengan membawa 1.496 pemudik, yang melayani 20 rute tujuan di Sumatera dan Jawa.
Sebagai bentuk perhatian langsung, Bahlil juga turut meninjau peserta mudik dengan memasuki bus secara simbolis untuk menyapa dan mendoakan para pemudik sebelum keberangkatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara pelepasan yang ditandai dengan pengibaran bendera sebagai tanda dimulainya perjalanan mudik.
“Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang menjalankan mudik selalu dalam lindungan Allah SWT sampai di tujuan yang selamat dan bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri nanti. Kami keluarga besar dari Kementerian ESDM dan seluruh direksi BUMN yang ada di Kementerian ESDM mengucapkan mohon maaf lahir batin, selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri,” pungkas Bahlil.
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik dalam satu kesempatan belum lama ini di Fakfak, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan jaminan kepada masyarakat mengenai ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Pemerintah memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga pasokan listrik tetap berada dalam level aman dan terkendali sesuai dengan standar nasional.
Menteri ESDM menjelaskan bahwa meskipun kondisi ekonomi dan geopolitik dunia masih dibayangi ketidakpastian, Indonesia mulai mendapatkan indikasi positif terkait jalur distribusi energi global di Selat Hormuz.
“Kita sedikit mendapat angin segar, dengan Selat Hormuz, itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka. Artinya, bagi kapal-kapal, bagi negara-negara yang bukan Israel dan Amerika, itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi. Dan ini sebenarnya adalah sebuah perkembangan yang positif,” ujar Menteri ESDM di Jakarta, pada Selasa (17/3).
Terkait kondisi di dalam negeri, Kementerian ESDM bersama badan usaha terkait terus memantau pergerakan stok secara harian. Untuk sektor kelistrikan dan bahan bakar rumah tangga, dipastikan tidak ada kendala pasokan yang berarti.
“Ketersediaan BBM, LPG, listrik untuk Indonesia, semuanya masih dalam keadaan terkendali, aman, sesuai dengan standar minimal stok nasional kita. Nah, untuk menyangkut dengan LPG, kita juga sekarang di akhir bulan ini akan ada yang masuk juga. Jadi relatif oke. Yang Hari Raya, nggak ada masalah. Batu Bara juga untuk PLN, rata-rata di 14-15 hari itu memang batas minimal standar nasional kita,” jelasnya.
Selain itu Bahlil juga menepis kekhawatiran masyarakat mengenai potensi kenaikan harga BBM subsidi dalam waktu dekat dengan menekankan bahwa pemerintah memiliki skema perhitungan sendiri dan berkomitmen menjaga daya beli pasca-Hari Raya.
Beliau mengimbau agar kebijakan negara lain tidak dijadikan sebagai referensi mutlak karena Indonesia memiliki aturan dasar yang berbeda dengan pembagian jenis BBM subsidi dan harga pasar.
Lebih lanjut, Menteri menegaskan bahwa subsidi BBM akan tetap berada dalam kendali pemerintah setidaknya hingga masa Hari Raya berakhir, sebagai bentuk perhatian besar negara agar beban ekonomi tidak langsung memberatkan masyarakat.
Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga selama kondisi harga minyak dunia masih berada dalam koridor asumsi yang dapat dikelola oleh APBN. Menteri ESDM menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah tantangan energi yang ada.
“Tugas pemerintah, tugas pemimpin, itu menyelesaikan masalah. Bukan menghindari masalah. Masalah rakyat adalah tanggung jawab utamanya pemerintah dan rakyat sendiri. Kita sama-sama menyelesaikan,” pungkas Bahlil.
“Alibaham Temongmere Sekda Papua Barat dan Samaun Dahlan Bupati Fakfak, Dua Sosok yang Berproses dari Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak”, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Fakfak – Ini sebetulnya kiritik sekaligus tamparan keras bagi masjid-masjid yang ada di Kabupaten Fakfak dan pada umumnya agar manajemen Masjid dikelola secara baik. Tentunya salah satu yang harus dikelola secara sehat yaitu. Uang kotak Amal Masjid.
Sumber keuangan dari sedekah jama`ah masjid setempat betul-betul digunakan dan harus dimanfaatkan untuk keperluan masjid. Jangan kotak amal dijadikan sebagai sumber mata pencaharian yang kemudian pengelolaan masjid berjalan tidak sehat.
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat. Ust. Drs H Ali Baham Temongmere, MTP saat memberikan ceramah dan pesan pembangunan pada kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Bupati Fakfak di Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak, Minggu, 15 Maret 2026 lalu mengatakan.
Tidak saja di momentum bulan suci ramadhan. Masjid harus selalu ramai dan diramaikan dengan kegiatan-kegiatan keagamaan. Masjid selalu menjadi sumber segala kebaikan dan ketaqwaan kepada Allah Swt. Sebab masjid adalah tempat rumah ibadah umat islam yang senantiasa harus dijaga dan dirawat. Baik Masjidnya maupun Manajemen pengelolaanya.
“Dari Masjid ini bikin saya (Ali Baham Temongmere. Sekda Papua Barat-red) jadi manusia, dulu baru jadi orang, Pak Bupati juga dari Masjid ini makanya Pak Bupati Fakfak. Samaun Dahlan jadi orang. Jadi hari ini saya pesan kepada yang muda-muda kalau mau jadi manusia di masjidlah tapi masih mau jadi orang diluar sana, jadi jangan jadi Pengurus Masjid untuk ambil uang kotak amal” Pesan Moril sebagai penyemangat semua anak muda dari Ali Baham.
Selain itu Ali Baham juga sentil soal peran Kepala OPD selaku bagian dari pelaksanaan pemerntahan secara tekhnis, cerita Ali Baham bahwa sebaikanya sebagai seorang kepala dinas yang beragama muslim dan tingal disekitar masjid sebaikanya berpangkat sebagai salah satu Pengurus Masjid. Bukan sebagai ma`muman saja. Kaget ketika seorang kepala OPD yang bertetangga dengan masjid tapi bukan pengurus masjid.
Dua Sosok : Ali Baham Temongmere. Sekda Papua Barat (Baju Keke PNS). dan Samaun Dahlan. Bupati Fakfak (Kemeja Putih) keduanya bertemu terlihat sangat bersahabat dalam satu kesempatan belum lama ini di Fakfak, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Alibaham Temongmere Sekda Papua Barat dan Samaun Dahlan Bupati Fakfak, Dua Sosok yang Berproses dari Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak”, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Fakfak – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat. Drs H Ali Baham Temongmere, MTP, Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. Kedua pejabat Provinsi dan Kabupaten ini melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447H/2026M bertempat di Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak, Sabtu, 14 Maret 2026. malam.
Kegiatan keagamaan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Provinsi Papua Barat dan pejabat daerah di Fakfak. turut mendampingi Bupati Fakfak adalah. Dandim 1803/Fakfak. Letkol Wahlin Rahman. Safari ramadhan yang berlangsung di Masjid Agung diisi dengan Ceramah agama dan pembangunan yang disampaikan Sekda Papua Barat. Alibaham Temongmere.
Setelah memberikan ceramah Ba`dah Isya dan Tarawih. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pangan dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat kepada masyarakat sasaran penerima. penyaluran cadangan pangan pemerintah ini langsung oleh Sekda Papua Barat. Alibaham Temongmere mewakili Gubernur Papua Barat. Domingus Mandacan serta Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dan didampingi Dandim 1803/Fakfak.
Sekda Alibaham dalam cermahanya mengatakan. Sebagai Umat Islam wajib mengeluarkan zakat diakhir bulan suci ramadhan. Menjelang Idul Fitri. sebagaimana anjuran dalam Rukun Islam ke-4 yaitu. (Keluarkan Zakat). Zakat merupakan kewajiban seorang umat islam setelah melaksanakan puasa selama 30 hari dan dikelaurkan menjelang Idul Fitri, dan disalurkkan kepada yang berhak menerimanya. Baik berupa uang maupun beras atau yang telah ditentukan.
Safari Ramadhan kali ini tidak sekedar kumpul dan silaturahmi. Bukan juga sekedar membagikan sembako menjelang hari raya idul fitri. Lebih dari itu ternyata kedua sosok ini. Alibaham Temongmere sebagai Sekda Papua Barat dan Samaun Dahlan sebagai Bupati Fakfak. terungkap. Keduanya berproses dari Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak. yang menceritakan napak tilas keduanya adalah Mantan Pj Gubernur Papua Barat. kini Sekda Papua Barat. Alibaham Temongmere.
Dari sini kita bisa gambarkan bahwa sebagai seorang pemimpin sebaiknya belajar kepemimpinan yang amanah dari Masjid. Banyak ilmu dan juga training kepemimpinan secara tidak langsung bagi siapa saja yang berproses dari Masjid. Tidak sekedar sebagai Ketua Pembangunan Masjid. Alibaham dan Samaun Dahlan mereka juga belajar tentang kepemimpinan yang amanah. Sejatinya pemimpin adalah orang yang amanah. menjadi seorang pemimpin tapi kalau tidak amanah ibarat rumah tanpa tiang.
Dalam ceramah itu, Ali Baham menjelaskan bahwa dirinya menjabat sebaga Ketua Panitia Pembangunan Masjid sejak tahun 2000 dimasa kepemimpinan Mantan Bupati Fakfak. Wahidin Puarada. Ia harus berjuang keras untuk pembangunan masjid ini agar bisa rampung dengan baik agar digunakan. Disela menjadi Pengurus Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak. dia juga mendapatkan banyak ilmu dan belajar tentang bagaimana menata sebuah organisasi masjid dengan baik. Tentunya belajar tentang kepemimpinan yang amanah
Hal yang sama juga dialami Samaun Dahlan. Dia berproses sebagai pelanjut estafet kepemimpinan Alibaham Temongmere pada pembangunan masjid ini. Samaun kemudian berhasil merenovasi bangunan masjid tersebut dimasa kepemimpinan Bupati Fakfak. Mohammad Uswanas. Masjid Agung Baitul Makmur adalah masjid terbesar di Fakfak yang menjadi pusat kegiatan keagamaan.
Masjid ini dikenal memiliki Al-Quran Besar dan diresmikan oleh Bupati Fakfak. Mohammad Uswanas pada bulan Juli 2018 lalu untuk melayani kebutuhan ibadah umat Muslim setempat.
Ketika itu, saat peresmian Masjid tersebut. Mantan Bupati Fakfak dua periode. Mohammad Uswanas mengatakan, tidak boleh melupakan sejarah pembangunan masjid tersebut, hingga berdiri megah seperti saat ini. Bahkan ketika itu jalan didepan masjid dimaksud diusulkan diberi nama Jalan A. Sukanto.
“Tidak boleh kita melupakan sejarah pembangunan masjid ini. Untuk itu, saya mengusulkan agar jalan masuk di depan masjid ini, diberi nama Jalan A Sukanto, sebagai penghargaan kepada Bupati Fakfak A Sukanto, yang saat itu berpesan kepada saya, agar membeli peralatan untuk membangun masjid agung di Fakfak,” ujar Mocha (Mantan Bupati Fakfak) saat itu.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak, Samaun Dahlansewaktu menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Fakfak, dalam laporannya saat itu, juga menyinggung sejarah pembangunan masjid yang kini bernuansa keemasan itu. Pintu masuk keluar dan samping kiri kanan masjid ini dirancang sedikian bagus dan terlihat rapih.
“Pembangunan Masjid Agung ini, melewati masa demi masa kepemimpinan, dari Bupati Fakfak A Sukanto, JP Matondang, Suparlan Pasambuna, H. Wahidin Puarada dan direhab total dimasa kepemimpinan Bupati Mohammad Uswanas, hingga megah dengan nuansa keemasan,” ujar Samaun ketika itu. Bertepatan dengan acara peresmian masjid raya dimkasud.
Dalam uraian Napak Tilasnya. Sebagai orang yang berproses dari Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak. ABT menyampaikan, kepemimpinan mereka di masjid baik dia sebagai Sekda Papua Barat maupun Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. Merupakan sejarah penting dan sebagai motivasi bagi generasi muda agar jangan sering bahkan selalu lupakan masjid. Ditegaskan. Generasi Muda Calon Pemimpin jangan tinggalkan masjid.
Dari masjid kita belajar kepemimpinan yang amanah. Semuanya melalui proses. Bukan instan. Oleh karena itu, tidak salah, kalau hari ini Allah Swt/Tuhan Yang Maha Esa memberikan amanah kepada Ali Baham Temongmere sebagai Sekda Provinsi Papua Barat dan Samaun Dahlan sebagai Bupati Fakfak periode 2025-2030. mereka memiliki proses yang sama dari masjid
“Kami mengakui bahwa kepemimpinan yang amanah bisa kita dapatkan dan belajar dari masjid. Rasulullah Saw yang kita jadikan sebagai suri teladan yang baik saja belajar semua aspek ilmu dari Masjid. Sebagai umat manusia. Mari kita belajar tentang pemimpin yang amanah.
Saya tidak pungkiri bahwa saya bersama Pak Bupati Fakfak. Samaun Dahlan belajar banyak tentang kepemimpinan yang amanah dari dalam masjid, bisa belajar agama dari masjid, dan kemudian hari ini kami sampai pada titik ini (saya Sekda Papua Barat dan Pak Samaun Dahlan Bupati Fakfak-red) karena dari masjid.
Karena itu, generasi penerus mari ramaikan masjid dengan semua kegiatan keagamaan agar menjadi orang yang baik dimasanya, tidak ada cara lain untuk merubah cara pandang generasi kita menjadi baik tanpa belajar kepemimpinan ilmu agama”, Jelas Ali Baham Temongmere ketika memberi ceramah di Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak
Ali Baham kutip sejarah perjuangan Rasulullash Saw bahwa Perjuangan Rasulullah SAW dari dalam masjid, terutama Masjid Nabawi dan Quba, tidak hanya berfokus pada ibadah ritual, tetapi menjadikan masjid sebagai pusat peradaban, pendidikan, sosial, dan strategi politik-militer.
Masjid menjadi tempat membina akidah, merencanakan dakwah, mempererat persaudaraan Muhajirin-Anshar, hingga merawat orang sakit dan komando perang. Perjuangan ini membuktikan bahwa pada masa Rasulullah, masjid merupakan jantung kehidupan kaum muslimin yang multifungsi.
Bentuk perjuangan Rasulullah SAW dari dalam masjid sebagai Pusat Pendidikan dan Penyebaran Ilmu : Nabi Muhammad SAW menjadikan Masjid Nabawi sebagai pusat pendidikan utama. Beliau mengadakan halaqah (lingkaran studi) untuk pengajaran Al-Qur’an, hadis, dan diskusi mengenai berbagai persoalan umat.
Kemudian, menjadi Pusat Pemerintahan dan Strategi Militer : Masjid Nabawi digunakan sebagai ruang dialog, tempat bermusyawarah dengan para sahabat mengenai kebijakan publik, dan perencanaan strategi pertahanan serta perang. selain itu juga sebagai Pusat Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan : Masjid menjadi tempat penampungan sementara bagi kaum Muhajirin (ahlus shuffah), pelayanan kesehatan, pendistribusian zakat/sedekah, hingga lokasi pembinaan keluarga.
Serta Simbol Persatuan (Masjid Quba & Nabawi) : Pembangunan Masjid Quba dan Nabawi pada awal hijrah bertujuan mempersatukan umat Islam yang baru berpindah dari Makkah (Muhajirin) dan penduduk Madinah (Anshar), memperkuat fondasi sosial. dan terkahir Masjid sebagai Fungsi Diplomatik : Rasulullah SAW juga pernah menerima delegasi, termasuk delegasi Kristen dari Najran dan Habsyi, di dalam masjid untuk dialog antar-komunitas.
Melihat Profil Alibaham Temongmere dan Samaun Dahlan
“Alibaham Temongmere Sekda Papua Barat dan Samaun Dahlan Bupati Fakfak, Dua Sosok yang Berproses dari Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak”, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
CV Singkat Alibaham Temongmere Sekda Provinsi Papua Barat
Ali Baham Temongmere (lahir 12 Juni 1967) adalah seorang birokrat, sejak 1 November 2023 sampai 20 Februari 2025 menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.
Tepat sehari sebelum menjabat sebagai Pj. Gubernur Papua Barat, ia diangkat menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat. Ia adalah putra asli Mbaham asal Fakfak yang memulai karier dalam bidang pemerintahan menjadi Pegawai Negeri Sipil pada tahun 1986.
Setelah itu ia lulus tes masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada tahun 1989 dan meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan. Selepas itu ia menjabat sebagai staf bagian tata usaha di sekretariat daerah Kabupaten Fakfak hingga tahun 1995.
Setelah itu ia menjabat sebagai kepala distrik (Camat) Teluk Arguni Atas, Kaimana hingga tahun 1998. Selepas menjadi kepala distrik ia mendapat tugas belajar Universitas Gajah Mada mengambil jurusan Magister perencanaan kota dan daerah hingga lulus tahun 2000.
Selepas lulus dan mendapat gelar magister teknik perencanaan ia kembali menjabat sekertaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Fakfak hingga tahun 2005.
Kemudian ia dilantik menjadi Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Fakfak hingga tahun 2010. Setelah itu ia tidak menjadi petinggi lagi, dikarenakan mengajukan diri sebagai Calon Wakil Bupati Fakfak pada 2011.
Hingga tahun 2013 ia menjabat lagi sebagai Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Fakfak selama satu tahun. Pada 2014 ia kembali dilantik menjadi Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Fakfak.
Lantas pada tahun 2019 ia dilantik menjadi Sekda Kabupaten Fakfak hingga tahun 2023. Saat dilantik menjadi sekda ia sempat menjadi Pelakasana Harian (Plh) Bupati Fakfak pada tanggal 25 Maret 2021 hingga 25 April 2021.
Per tanggal 31 Oktober 2023 ia dilantik menjadi sekda Provinsi Papua Barat secara definitif karena Paulus Waterpauw akan segera pensiun. Lantas tanggal 1 November 2023 ia dilantik menjadi Penjabat Gubernur Papua Barat menggantikan Paulus Waterpauw. Perjalanan itu pun sampai pada menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.
Setelah pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua barat dilantik 20 Februari 2025 lalu. Alibaham Otomatis kembali menjadi Sekda Definitif Papua Barat sampaikan sekarang. Jauh sebelumnya, Alibaham menjabat sebagai Ketua Pembangunan Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak selama 10 Tahun
“Alibaham Temongmere Sekda Papua Barat dan Samaun Dahlan Bupati Fakfak, Dua Sosok yang Berproses dari Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak”, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Sosok Mas Samaun Dahlan/Bupati Fakfak Periode 2025-2030
Setelah lulus SD, Samaun Dahlan melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri Tomalow Maluku dan lulus pada 1985. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMEA Negeri Soasiu Maluku dan lulus pada 1988. Usai menamatkan pendidikan dasarnya,
Samaun Dahlan melanjutkan akademiknya ke pendidikan tinggi. Samaun Dahlan memilih Sekolah Tinggi Ilmu Akutansi (STIA) Biak dan lulus pada 1998. 12 tahun kemudian, Samaun Dahlan melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Tribuana Tinggal Dewi Malang dan tamat pada 2010 lalu.
Samaun Dahlan juga tercatat menempuh sejumlah pendidikan non formal, yakni mengikuti kursus pelatihan manajemen keuangan di Jayapura pada 1995, Kemudian, mengikuti pelatihan penyusunan laporan keuangan bantuan IBRD di Bandung pada 1996. Lalu, mengikuti pelatihan administrasi keuangan BLN di Batam tahun 1997.
Satu tahun setelahnya, Samaun Dahlan mengikuti pelatihan administrasi PMI Jalan Kabupaten di Yogyakarta pada 1998. Ia juga pada tahun 2008 lalu, sempat mengikuti Diklat PIM III di Kabupaten Biak Provinsi Papua. Pada tahun 2012, tepatnya di Bali, Samaun Dahlan mengikuti Bimtek Pedoman Penyusunan APBD. Selanjutnya tahun 2016, ia mengikuti Diklat PIM II di Jakarta.
Samaun Dahlan juga mempunyai riwayat pekerjaan panjang dimulai dari menjadi pengawai negeri sipil di Pemerintahan Kabupaten Biak Numfor pada tahun 1992. Lalu pada 2009, ia menjadi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Biak Numfor. Selanjutnya menempati jabatan yang sama pada Pemerintah Kabupaten Fakfak di tahun 2011
Pada periode 2017 hingga 2020, Samaun Dahlan menajabat Kepala DPUPR2KD Kabupaten Fakfak yang membuat namanya makin dikenal luas masyarakat. Dalam sepak terjangnya, Samaun Dahlan juga terpotret tampil sebagai figur yang membantu orang banyak di Fakfak.
Ia pernah menyerahkan bantuan pembangunan rumah untuk masyarakat pada beberapa kampung di Kabupaten Fakfak. Samaun Dahlan juga membantu mengusahakan terlaksana rencana pembangunan Bandara Udara Jacob Patipi atau Bandara Siboru di Distrik Wartutin Kabupaten Fakfak.
Dirinya juga terlibat aktif mengusahakan bantuan sosial bagi para pedagang di Pasar Thumburuni Fakfak dari Kementerian Sosial terkait dengan musibah kebakaran pada kerusuhan 21 Agustus 2019 lalu.
Selain kontribusinya kepada masyarakat, di tengah-tengah lingkungan, Samaun Dahlan juga sudah tampil sebagai pemimpin. Ia merupakan Ketua Pengurus Masjid Agung Fakfak sejak 2015 dan juga bagian dari Ikatan Keluarga Maluku Utara di Kabupaten Fakfak.
Dengan sepak terjangnya yang panjang baik di dunia birokrasi maupun di sosial masyarakat, Samaun Dahlan kembali maju menjadi calon Bupati Fakfak periode 2024 – 2029 dan berdasarkan ketetapan KPUD Fakfak berhasil terpilih.
Samaun Dahlan yang kini menjabat Bupati Fakfak sebeumnya menjabat sebagai Ketua Pembangunan Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak selama 10 Tahun.
Sedka Papua Barat. Drs H Alibaham Temongmere,MTP ketika hadiri salah satu kegiatan di Fakfak. saat itu Alibaham menjabat sebagai Pj Gubernur Papua Barat, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Fakfak – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat. Drs H Alibaham Temongmere, MTP ketika berada di Fakfak dan sempatkan waktu kunjungi pasar murah dan bazar ramadhan yang diselenggarakan Pemerintah daerah Kabupaten Fakfak bersama ICMI (Ikatan Cendikiawan Indonesia) Kabupaten Fakfak, Sabtu, 15 Maret 2026 sore kemarin ketika diwawancarai awak media mengatakan. Kunjungannya ke Fakfak dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan sekaligus penyaluran ratusan paket pangan menjelang Idul Fitri 14447 H/2026 M.
Selaku Pemerintah Provinsi Papua Barat. Aliabaham yang memimpin rombongan Safari Ramadhan di Fakfak melihat kondisi di Kabupaten Fakfak dan umumnya di Papua Barat hingga saat ini sangat kondusif dan semua aktifitas masyarakat setiap pagi sampai sore dan malam hari dalam keadaan aman dan baik-baik saja, ia mengajak seluruh masyarakat di Papua Barat untuk tetap jaga persatuan dan toleransi ditengah kondisi geopolitik global yang sedang terjadi. Baginya. Kondisi disana urusan negara lain namun kita di Fakfak dan Papua Barat tetap saling jaga hubungan persaudaraan dengan baik.
Mantan Ketua Pengurus Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak . Alibaham Temongmere yang juga sebagai Ketua ICMI ORWIL Papua Barat mengingatkan kepada semua masyarakat agar tidak terpancing atau terprovokasi dengan kondisi yang terjadi saat ini antara America dan Israel melawan Iran. Peperangan yang terjadi tentunya menjadi persoalan antar negara dan dunia. Untuk masyarakat di Fakfak dan Papua Barat tetap jalin hubungan silaturahmi dengan baik. Apalagi di bulan suci ramadhan serta menjelang Idul Fitri 1447H/2026M. semua masyarakat baik muslim maupun nasrani sama-sama bangun hubungan kekerabatan dan keakraban yang baik.
Dikatakan, apalagi belum lama ini Papua Barat dicanangkan sebagai salah satu provinsi paling toleran di Indonesia. Dalam indeks toleransi nasional, provinsi ini sempat menduduki peringkat pertama pada tahun 2017, turun ke posisi kedua pada tahun 2018, dan kembali ke posisi puncak pada tahun 2019. Atas pencapaian itu, Papua Barat menerima Harmony Award dari Kementerian Agama sebagai pengakuan atas keberhasilannya menjaga beragam kehidupan yang harmonis. Untuk itulah dengan penerimaan penghargaan tersebut tidak sekedar menerima harmoni award melainkan harus menjadi transformasi kerukunan antar umat dan antar sesama dengan baik di papua barat.
“Pertama, selama pelaksanaan ibadah bulan puasa kemudian menjelang Idu Fitri 1447H/2026M. mari kita jaga keiamanan dan ketakwaan kita kepada Allah Swt, kedua, mari kita perbanyak silaturahmi kepada sesama sekaligus berbagi. Dari sinilah kita bisa ciptakan kondisi yang aman dan kondusif, ketiga, arahan Gubernur Papua Barat. mari kita jaga toleransi antar umat beragama. Karena ini modal utama dalam menjalankan ibadah puasa, terima kasih juga kepada basodara yang beragama bukan islam telah bersama-sama toleransi serta kebersamaan sehingga bisa kondusif untuk semua, ada situasi dan kondisi diluar negara kita tetapi kita tidak bisa jadikan sebagai issu agama dan isu lainya, kita harus jaga dan sterilkan. Sepanjang didalam menjaga kebersamaan dan ukhuwah kita di fakfak dan papua barat. terutama budaya satu tungku tiga batu maka mari kita semua jaga dengan baik”, Ajak Alibaham disampaikan kepada awak media kemarin.