Fakfak – Bupati Fakfak. Samaun Dahlan resmikan lomba Festival Qasidah dalam rangka memperingati perayaan Agama Islam Masuk Tanah Papua ke-666 tahun. Kegiatan itu berlangsung di Gedung KONI Kabupaten Fakfak, Sabtu, 4 Juli 2026 malam.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam melestarikan nilai-nilai keagamaan, budaya, serta mempererat tali silaturahmi antar masyarakat dan peserta dari berbagai kafilah.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia. Sarifah Uswanas, S.Pd.i, yang menyampaikan tujuan penyelenggaraan festival sebagai wadah pembinaan seni qasidah sekaligus media syiar Islam yang sarat dengan nilai-nilai persaudaraan, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Panitia juga melaporkan peserta yang mengikuti perlombaan sebanyak 50 peserta yang terbagi dibeberapa kategori Dewasa, Remaja dan anak-ana dan berlangsung kurang lebih selama 5 hari kedepan.
Bupati Fakfak dalam sambutanya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Festival Qasidah Bupati Cup. Prosesi tersebut disambut antusias oleh para peserta dan masyarakat yang hadir.
Menurutnya, peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah penyebaran Islam di Kabupaten Fakfak yang dikenal sebagai salah satu pintu masuk peradaban Islam di Papua.
Bupati berharap festival qasidah ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, melestarikan seni budaya Islami, serta menumbuhkan semangat generasi muda dalam menjaga warisan budaya dan nilai-nilai keagamaan dalam lantunan lagu-lagu qasidah.
Usai menyampaikan sambutan, Bupati Fakfak. secara simbolis melakukan pemukulan tifa sebagai tanda resmi dibukanya Festival Qasidah Bupati-Cup dalam rangka memperingati 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Fakfak juga menyerahkan Piala Bergilir Bupati Cup kepada ketua panitia penyelenggara sebagai simbol dimulainya kompetisi.
Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat syiar Islam, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus menjadi daya tarik budaya yang mencerminkan keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Fakfak yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.




