Home / Headline / Derita Bahlil Besarkan Partai Golkar di Tanah Papua

Derita Bahlil Besarkan Partai Golkar di Tanah Papua

Lawas foto-foto Bahlil saat masih menjadi Bendahara DPD Golkar Provinsi Papua.

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan.

Jakarta – Sejumlah orang dengan menamakan diri adalah orang-orang yang berjuang dan berkonstirbusi besar kepada Partai Golkar sempat melontarkan pernyataan sinis terkesan menyudutkan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI. Bahlil Lahadalia. Seakan-akan dia tidak termasuk Keluarga Besar Partai Golkar

Ditengah adanya gelombang Munaslub Partai berlambang pohon beringin tersebut dan Bahlil sendiri menyatakan sikap siap maju Calon Ketua Umum Partai ini, Mereka mengatakan Bahlil bukan Kader Partai Golkar serta menanyakan berapa besar dan berapa banyak Konstribusi Bahlil terhadap Partai Golkar.

Para tokoh yang mengakui dirinya banyak berkonstribusi kepada Partai Golkar meminta Bahlil fokus dan konsentrasi untuk melaksanakan tugas sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM RI. tak hanya itu, terkadang diluar nalar dan data mereka menyebut Bahlil kapan sebagai Kader Golkar.

Hadir diacara TvOne dengan topik “Meteor” Dari Papua tepatnya di Hotel JS Luwansa, Rabu, 2 Agustus 2023, Bahlil tidak bermaksud untuk menyudutkan pernyataan pihak lain yang mengatakan dirinya bukan Kader Partai Golkar tetapi meluruskan informasi kepada publik semasa dia aktif di DPD Golkar Papua.

Ia pun membalas dengan memberikan tanggapan menohok, namun dia tidak bisa salahkan siapapun yang tidak mengakui dirinya adalah Kader Partai Golkar karena tujuan dia adalah mengabdi untuk Partai bukan untuk diakui oleh orang-orang yang tugasnya menyebarkan informasi untuk tidak mengakui atau tidak dirinya kepada Golkar. Hanya data yang membuktikan.

“Jadi pertanyaan bagi saya adalah mereka-mereka yang ngomong ini sudah pernah mempertaruhkan nyawanya (bagi Golkar) apa belum,” ujar Bahlil diacara TvOne bersama Karni Ilyas. Presiden ILC, Rabu, 2 Agustus 2023.

Bahlil pun menceritakan detik-detik bagaimana dirinya hampir terbunuh di Papua saat berkampanye di Pegunungan untuk Calon Gubernur Partai Golkar saat itu.

“Untuk mempertahankan marwah partai, waktu kami kampanye di pegunungan kami diserang oleh kubu lawan. Dengan panah, dengan batu, dengan bunyi tembakan, waktu saya dan Calon Gubernur yang Ketua DPD Golkar, ” ucap Bahlil.

Melihat situasi semakin memanas, Bahlil menarik sang Calon Gubernur Habel Melkias Suwae berlindung ke bawah panggung.

“Saya tarik masuk dibawa panggung. Kemudian (dari bawa panggung) saya menelpon Pak Kapolda Papua. Kapolda Papua waktu itu bertetangga dengan saya yang namanya Abang saya Pak Tito Karnavian, yang sekarang jadi rekan saya di Kabinet,(Mendgari)” tuturnya

Tak lama kemudian bantuan datang. Bahlil dan timses dievakuasi. “Dikirim pesawat, dijemput, naik pesawat tinggal baju dalam saja,” terangnya.

Lebih lanjut Bahlil mempertanyakan kontribusi macam apa yang dimaksud oleh sejumlah elite Golkar.

“Saya mau tanya, kontribusi semacam apa yang dimaksudkan dia itu? Nyawa kami terancam saya mengabdi di partai tidak pernah mau menjadi anggota DPR. Tidak juga saya minta menjadi bupati, waktu itu semuanya minta saya jadi bupati. Tapi saya tidak mengambil itu, kenapa? Karena memang saya hanya mengabdi di partai,” ujarnya.

Tak hanya nyawa, Bahlil mengaku siap mengorbankan uang yang tidak sedikit demi kejayaan Golkar. Menurutnya pembiayaan operasional partai di Papua merupakan yang terbesar di Tanah Air lantaran medan pelayanan yang luas dan alam yang ganas serta inflasi yang sangat tinggi.

“Sebagai bendahara tugasnya mengeluarkan uang tapi saya tidak pernah menghitung itu kok. Yang menjadi pertanyaan bagi saya adalah apakah nyawa kami menjadi taruhan kami kemudian keluar dari partai?

Saya hadapi itu semuanya. Sebab sebagai kader yang didoktrin kader patriot politik Golkar, sudah didoktrin untuk rela mau mempertaruhkan segalanya bagi moril maupun materil,” ungkap Bahlil.

Bahlil menambahkan dalam doktrin karya dan kekaryaan, Golkar, kontribusinya sebagai menteri wajib diperhitungkan.

“Dan kemudian saya menjadi menteri, itu juga sebagai kontribusi, bukan rekomendasi dari Partai Golkar” Tegasnya diacara TvOne “Metero” Dari Papua.

Hasil perjuanganya selama di Tanah Papua bersama Kader lainya di Partai Golkar. mereka memenangkan Pileg sehingga Golkar menjabat Ketua DPRD Provinsi Papua, tercatat lagi, Golkar menangi 16 Bupati dari 24 Kabupaten/Kota di Tanah Papua,

“Apakah itu bukan konstribusi, ? atau Konstribusi model apa yang mereka maksud, pertanyaan saya, Konstirbusi mereka apa dan berapa besar perjuangan mereka besarkan Golkar.?” Tutup dia.

About admin

Check Also

Maju Pilkada Fakfak 2024, SDA : Kami Tidak Menantang Siapa yang Kami Tantang

Samaun Dahlan dan Bahlil Lahadalia dalam satu kesmepatan belum lama ini di areal pembangunan bandara ...

BreakingNews : Pengucapan Putusan Perkara Hasil Pilpres 2024 oleh MK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!