21.6 C
New York
Sabtu, September 12, 2026

Buy now

Fakfak Siap jadi Daerah Penghasil Migas 2028, bp Indonesia : Terima Kasih Samaun Dahlan

Fakfak – Kerja Keras Bupati Fakfak. Samaun Dahlan yang juga sebagai Ketua DPD Golkar Provinsi Papua Barat untuk hadirkan Investasi di Fakfak tidak sekedar basa-basi membuat surga telinga masyarakat, ia menunjukkan integritasnya sebagai seorang pemimpin untuk bagaimana menjawab impian panjang yang telah tertanam dihati dan pikiran masyarakat bahwa Investasi di Fakfak harus ada dan sangat membantu proses kemajuan pembangunan di daerah ini.

Dukungan terhadap pelaksanaan proyek pemasangan Jacket Lepas Pantai pada lokasi UBA-UBB Kabupaten Fakfak adalah final. Sama halnya seperti Merah Putih adalah Final. Samaun tidak ingin mengecawakan pihak Investasi juga tekadnya tidak mau khianati masyarakat. Sebab kehadiran investor di Fakfak harapanya bisa mampu mengangkat dan merubah wajah kota fakfak dan meningkatkan pendapatan masyarakat dari aspek ekonomi.

“Bapak / Ibu, kinerja Pak Bupati Fakfak terhadap pembangunan Jacket UBA-UBB kami sangat mengapresiasi. Bahwa dukungan pemerintah daerah sangat luar biasa. Tentunya juga kepada Raja dan seluruh masyarakat sekitarnya dan umumnya Masyarakat Fakfak, sehingga kita bisa berada ditahap yang paling dinantinikan yaitu. Syukuran pemasangan Jacekt UBA-UBB”, Ucap Habel Tanate belum lama ini di gedung Diklat pemda Fakfak.

Habel uraikan bahwa hingga masuk pada tahap pemasangan jacket tentunya pihak perusahaan telah melewati beberapa tahapan sebagaiman lazimnya pihak perusahaan melakukan kegiatan pengeboran yaitu, Kegiatan AMDAL kemudian Eksplorasi kegiatan laut, selanjutnya dilakukan pemasangan Jacket. Jika setelah menemukan hasil kemudian semua pemangku kepentingan duduk bersama dan bicarakan langkah selanjutnya.

“Amdal merupakan aspirasi dari seluruh masyarakat dari kampung pada tahun 2022 di Hotel Grand, kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan dari pemerintah sehingga Amdal kegiatan ini bisa selesai, artinya bahwa didalam dokumen itu adalah perundingan kita bersama, komitmen apa yang dilakukan Pemda, apa yang dilakukan Masyarakat dan apa yang dilakukan pemerintah pusat maupun bp Indonesia serta masyarakat adat” Terangnya.

Dikatakan Habel. setelah melewati beberapa tahapan lapangan hingga pemasangan Jacket diawali dengan prosesi adat dan do`a syukuran yang berlangsung di Arguni, 13 Juli 2026 kemarin. mekanisme pemasangan Jacket telah disampaikan tim melalui sosialisasi ke beberapa titik yaitu, Distrik Arguni, Distrik Kokas, Distrik Mbahamdandara, Distrik Bomberay maupun Tomage. Tentunya disitu ada komitmen bersama dalam dukungan pemasangan Jacket di lepas pantai.

“Sosialisasi sudah dilakukan dimana-mana dalam rangka pemasangan Jacket ini, terima kasih kepada pemrintah dan elemen masyarakat adat, ada Kepala Distrik, Bapak-Bapak Raja serta tokoh masyarakat lainya atas dukungan terhadap pelaksanaan pemasangan jacket di lokasi lepas pantai UBA-UBB Fakfak, termasuk juga lokasi-lokasi yang kena dampak langsung telah disampaikan dan bagian program sosial sudah mendata setiap aspirasi dari masing-masing kampung, selalu bersama seiring berjalan dalam program sosial”, Ulas Habel.

Soal perekrutan tenaga kerja, Habel katakan bahwa perekrutanya melalui Disnaker dan itu menyeluruh baik yang ada di Fakfak maupun yang ada di Distrik-Distrik lainya, ia mengakui bahwa aspirasi menyangkut ketenagakerjaan cukup banyak disampaikan masyarakat selama proses sosialisasi berlangsung kemarin sebelum pemasangan jacket di lepas pantai UBA-UBB Fakfak. masyarakat minta jangan ada tenaga kerja dari luar fakfak selama di fakfak masih banyak pengangguran.

“LNG Tangguh ini membutuhkan tenaga-tenaga skill dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan ini, tetapi sebagian dari keluarga kita yang ada di wilayah kampung-kampung bisa bekerja dibidang yang Non Skil, kita berharap kedepan tenaga kerja kita bisa dapat meningkatkan kwalitas tenaga kerja mereka dengan baik sehingga bisa dapat bersaing dengan putra putri lain diluar kota fakfak”, Ujar Habel saat Gedung Diklat pemda Fakfak belum lama ini.

Habel katakan, proyek pemasangan Jacket dilokasi UBA-UBB Fakfak merupakan proyek kerjasama karena hasilnya akan dibagi dimana dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi dan juga Pemerintah Kabupaten, dan masyarakat adat juga akan dapat bagian dalam proses kedepan, disampaikan bahwa yang membagikan adalah oleh Pemerintah berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tentunya jika ada hasil maka kembali pada kepentingan seluruh masyarakat. Khususnya yang ada di Fakfak.

“Hasilnya akan dibagikan untuk kita semua, kita harus jaga baik, kita harus kelola baik supaya hasilnya juga akan dibagi baik, ibarat sebuha pohon yang ditanami bersama dan hasilnya akan dibagi bersama, itulah keunikan proyek migas di indonesia. Itu untuk minyak dan pertambangan umum, kalau pertambangan umum seperti PTFI itu hasil dibagi oleh perusahaan ataupun sesuai janji-janji pemilik sahamnya, tapi kalau migas kuasai dan dikelola oleh negara”, Ulasnya.

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., menghadiri doa syukuran pemasangan jacket anjungan lepas pantai UBA–UBB Proyek Tangguh UCC di Kampung Arguni, Kabupaten Fakfak, Senin 13 Juli 2026 lalu. Ia (Samaun Dahlan – red) menegaskan Pemerintah Kabupaten Fakfak mendukung setiap investasi yang masuk dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta nilai-nilai kearifan lokal, Investasi yang dikelola secara bertanggung jawab dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selaku Bupati Fakfak, saya tidak pernah berhenti memanjatkan doa yang terbaik kepada Allah SWT agar setiap investasi yang hadir di daerah ini benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak. Harapan kita bersama, seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan dampak positif bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang, Pemerintah, Perusahaan, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Masyarakat mari menjaga persatuan serta membangun komunikasi yang harmonis dalam setiap tahapan pembangunan. alam merupakan titipan Tuhan yang harus dijaga bersama.” ujarnya.

Sebelumnya disampaikan bahwa, Hadirnya Proyek Tangguh UCC di Blok Ubadari ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak roda perekonomian baru yang mampu memberikan dampak kesejahteraan nyata bagi masyarakat di Kabupaten Fakfak

Diketahui, proyek Tangguh UCC di Blok Ubadari ini akan mengahsilkan gas yang akan diproses menjadi Liquefied Natural Gas (LNG). Sebagian dari sumur ini juga berfungsi sebagai fasilitas Enhanced Gas Recovery (EGR) dan penangkapan karbon. Gas CO₂ yang dihasilkan akan diinjeksikan kembali ke Lapangan Vorwata untuk mengurangi emisi dan meningkatkan produksi gas.  Proyek pengembangan lapangan baru yang dioperasikan oleh bp ini rencananya akan mulai memproduksi gas pada tahun 2028.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!