Home / Ekonomi / Kementerian Investasi Terus Dorong Wirausaha Daerah

Kementerian Investasi Terus Dorong Wirausaha Daerah

Surakarta – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam pengembangan investasi daerah melalui kegiatan Solo Great Sale (SGS) ke-10 yang dibuka pagi ini (5/5) di Ngarsopuro, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Acara dimaksud kemarin turut dihadiri oleh Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian Investasi/BKPM Ikmal Lukman, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, dan Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa.

Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian Investasi/BKPM Ikmal Lukman mengapresiasi inisiasi pemerintah Kota Surakarta untuk menyelenggarakan SGS.

Hal tersebut dinilai dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Surakarta dengan membuka peluang investasi baru, meningkatkan daya tarik investasi, serta menggalang kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.

“Adanya kegiatan ini akan menciptakan platform yang memungkinkan para investor untuk menemukan potensi bisnis yang menjanjikan di Kota Surakarta,” ucap Ikmal.

Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa berharap SGS dapat mengundang investasi di Surakarta, bahkan juga berdampak besar bagi Provinsi Jawa Tengah.

Teguh juga menyatakan bahwa Pemerintah Kota Surakarta akan terus membangun aglomerasi investasi Surakarta untuk pembangunan ekonomi di Jawa Tengah.

“Mari kita jaga Solo Raya, Kota Surakarta, bahkan Provinsi Jawa Tengah dalam membangun kesiapan daerah untuk masuknya investasi sehingga berujung pada kesejahteraan masyarakat Surakarta dan Tanah Air Indonesia,” ujar Teguh.

Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid juga mendukung Kadin Surakarta dalam membangun platform wirausaha yang bekerja sama dengan pemerintah baik pusat maupun daerah.

Kegiatan ini bahkan memberi dampak ekonomi pascapandemi Covid-19 dengan mendukung wirausaha daerah maupun para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surakarta.

“Kadin terus berkomitmen dalam kolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan dunia usaha yang dapat mendorong potensi daerah dan mewujudkan aglomerasi usaha UMKM di Solo,” tegas Arsjad.

Solo Great Sale tahun ini mengambil tema “Grebeg Investasi” dengan harapan mendorong masuknya penanaman modal baik lokal maupun asing untuk mengembangkan investasi Jawa Tengah, khususnya Kota Surakarta.

Sejak tahun 2015, SGS dinilai mampu mencapai target dalam pembangunan wirausaha, khususnya tahun 2019 dengan capaian sebesar Rp2,9 triliun, sehingga diharapkan dapat mengembangkan perekonomian lokal maupun nasional.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, pada tahun 2023 realisasi investasi di Kota Surakarta berhasil mencapai Rp917,7 miliar dengan sektor investasi terbesar adalah Jasa Lainnya (Rp417,2 miliar);

Hotel dan Restoran (Rp163,2 miliar); serta Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp105,5 miliar). Sedangkan pada triwulan pertama tahun 2024, realisasi investasi Kota Surakarta sebesar Rp434,0 miliar.(rls/ret)

About admin

Check Also

Menteri Investasi Teguhkan Komitmen Indonesia dalam Mendorong Hilirisasi

Melbourne –  Di hadapan pebisnis Australia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia ...

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Bangga Kopi Papua Mendunia di Melbourne

Melbourne – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyambangi arena Pameran Kopi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!