Fakfak – Jadwal pertama pelaksanaan Sosialisasi Proyek Tangguh UCC Pemasangan Anjungan Lepas Pantai UBA dan UBB berlangsung di Distrik Arguni. 8 Juni 2026 kemarin, berlangsung aman dan lancar.
Kemudian menyusul kegiatan yang sama di Distrik Kokas, 11 Juni 2026. Bertempat di Gedung Pertemuan Distrik Kokas. Kabupaten Fakfak – Papua Barat. sosialisasi tahap kedua ini berlangsung aman dan lancar hingga selesai
Hadir mengikuti kegiatan dimaksud dari Unsur Pemerintah Daerah yang dihadiri langsung Kepala Distrik Kokas. Hamzah Almohdar. Unsur Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Dua Petuanan Raja di Kokas. (Raja Wertuar dan Raja Pikpik Sekar), Unsur TNI/Polri dan pihak Managemen Tangguh LNG.
Sosilisasi ini merupakan tindak lanjut pada sosialisasi pada tahun 2023 lalu di Grand Hotel Papua Fakfak. Ini sebagai kewajiban setiap perusahaan yang ingin melakukan aktifitas proyek termasuk pemasangan anjungan harus awali dengan sosialisasi agar menjaga berbagai aspek kehidupan masyarakat setempat.
Agenda ini merupakan tindak lanjut dari rencana pemasangan kerangka Anjungan (Jacket) pada lokasi UBA dan UBB. Masyarakat minta agar pada saat pemasangan kerangka utama anjungan tersebut, jauh sebelumnya agar pihak perusahaan memasang lampu navigasi dari radius 500 meter sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
Selain itu. Masyarakat juga minta agar pihak perusahaan lebih memperhatikan hak-hak masyarakat adat terdampak maupun wilayah penghasil kegiatan pemasangan anjungan lepas pantai UBA dan UBB. selain itu juga mereka minta perhatian perusahaan terhadap kepentingan masyarakat dari semua aspek pembangunan berdasarkan ketentuan kesepakatan bersama
Kepala Distrik Kokas. Hamza Almohdar. Dalam sambutan pembukaan kegiatan tersebut mengajaka seluruh masyarakat di wilayah pemerintahan distrik Kokas untuk tetap menjaga situasi dengan baik. Terutama semua Kampung terdampak proyek UBA dan UBBA.
Kegiatan sosialisasi ini bukan sekedar ceremony tetapi wajib dilakukan setiap kegiatan proyek Tangguh LNG. Karena ini ada perintah dari pimpinan pemerintahan secara berjenjang dari pusat sampai ke daerah bahkan kami, kata dia, yang ada di tingkat distrik. Karena itu mari kita satukan pemahaman berikan dukungan.
Secara struktur pemerintahan kita hukumnya wajib memberikan dukungan. Melanjutkan arahan Bupati bahwa setelah mengikuti kegiatan ini maka hukumnya wajib kita menjaga situasi keamanan yang kondusif, jangan kita terlibat sebagai pemicu permasalahan nanti.
Kepala Distrik ajak masyarakat agar jika ada hal – hal yang tidak berkenaan pihaknya minta masyarakat untuk menemui pemerintahan apakah itu Pemerintahan Distrik, Kapolsek maupun Danramil.
Disampaikan bahwa perangkat pemerintahan ini siap memfasilitasi setiap aspirasi masyarakat setempat. Mari kita jaga baik proyek ini bisa berlangsung baik. Ini momen menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Fakfak.
“Sesuatu hal yang sangat rumit ditemui maka jalan satu-satunya untuk menemui solusi adalah dengan cara bangun koordinasi dan konsultasi komunikasi yang baik melibatkan semua pihak” Tegas Kepala Distrik. Almohdar.
Sementara itu. Raja Petuanan Wertuar di Kokas. Udin Heremba. Mendukung penuh kegiatan proyek Tangguh UCC di Fakfak. Semoga semuanya berlangsung aman dan lancar.
Disampaikan, kegiatan ini juga bisa berdampak terhadap nelayan sehingga sosialisasi ini bagian dari bagaimana membangun kesepahaman soal langkah-langkah apa yang dilakukan oleh pihak Managemen soal proyek tersebut.
Ditambahkan Raja Pikpik Sekar melalui Warnemen. Moh Saleh Rumagesan bahwa pemerintahan adat sangat berharap ada transparansi dari pihak perusahaan Ditegaskan, kegiatan tersebut tentunya tetap mendapat dukungan.
Ia berharap tidak ada persoalan. Karena itu pihak perusahaan juga wajib jaga dan bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Ia tekankan ada permasalahan dibicarakan baik tanpa bertindak sepihak.
Dalam paparan singkat pihak Managemen Tangguh LNG. Jamilah Bauw menjelaskan tujuan kegiatan adalah terkait pekerjaan yang akan dilaksanakan beberapa waktu yang akan datang.
bp Indonesia menaruh perhatian besar pada pengembangan Distrik Kokas dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pendidikan sains dan penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Di sektor pendidikan, bp memberikan dukungan fasilitas laboratorium IPA serta mendukung pengembangan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) di SMU Negeri 1 Kokas, yang dilengkapi dengan pengoperasian Rumah Pintar sebagai pusat literasi non-formal bagi anak-anak setempat.
Sementara di sektor ekonomi, peran nyata bp diwujudkan melalui pemberian pelatihan manajemen usaha dan strategi pemasaran bagi 20 pengusaha lokal Kokas, serta pendampingan koperasi kampung dan BUMKAM sebagai pusat pengumpulan (stocking point) produk pertanian dan perikanan yang diserap langsung untuk kebutuhan operasional Tangguh LNG.




