Home / Metro / Kesehatan / Saat Landing Tidak Terjadi Guncangan, Bandara Siboru Fakfak – Papua Barat Bakal Dikembangkan

Saat Landing Tidak Terjadi Guncangan, Bandara Siboru Fakfak – Papua Barat Bakal Dikembangkan

Pesawat Wings Air jensi ATR 72-600 saat landing perdana di bandara siboru fakfak, 25 Januari 2024 siang pertanda bandara ini telah resmi beroperasi, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Suasana petugas bandara melayani Chek In penumpang yang terbang perdana menggunakan pesawat wings air dari bandara siboru fakfak, 25 Januari 2024. foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan

Fakfak – Meskipun pembangunan bandara siboru fakfak telah resmi beroperasi sejak 25 Januari 2024 kemarin setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi didampingi Menteri Bahlil Lahadalia, 23 November 2023 lalu.

Namun kehadiran bandara ini masih saja menjadi sorotan para pihak pasalnya awalnya digaungkan bandara tersebut akan didarati pesawat berbadan besar ternyata setelah diresmikan hanya bisa didarati pesawat Wings Air Jenis ATR.

Bandara siboru adalah salah satu bandara yang masuk dalam program strategis nasional untuk meningkatkan aksesibilitas di wilayah timur indonesia,

Kehadiran bandara siboru menjawab tantangan yang dialami selama ini secara menyeluruh di Bandara Torea fakfak. mulai dari guncangan saat landing dan kecelakaan lainya ditambah lagi tidak bisa dikembangkan kemana-mana.

Dari kejadian kecelakaan orang maupun pesawat belum lagi saat landing terjadi guncangan cukup keras dan take off memiliki kapasita penumpang yang sangat terbatas. Maka relokasi tersebut menjadi Solusi untuk keselamatan masyarakat fakfak kedepan.

Pilot Wings Air jenis ATR 72-600. Cpt. Tegar Aris Yunandar kepada awak media selepas menerbangkan pesawat tersebut mendarat rapih di bandara siboru fakfak kemarin mengakui ada perbedaan sangat jauh antara landing di Bandara Torea dan bandara Siboru.

“Untuk semuanya baik proses landing maupun take off sangat lancar dan nyaman, tidak ngerem lagi seperti di Bandara Torea sebelumnya”, Singkat Cpt. Tegar Aris Yundandar kepada awak media diterminal parkir pesawat bandara siboru.

Pembangunan bandar udara siboru di kabupaten fakfak – papua barat merupakan relokasi dari bandara torea fakfak yang secara teknis sudah tidak dapat dikembangkan lagi.

Bandara Siboru dengan runway sepanjang 1.600 x 30 Meter, taxiway seluas 206 meter x 10 meter, apron seluas 94 meter x 75 meter (2 PS), sementara PCN 21 F/C/X/T dan CRTL .Aircraft ATR 72-600.

Sedangakn luas terminal adalah 4600 Meter persegi, kapasitas 153. 945 PAX/Tahun, kategori PKPPK Cat V, dan jalan sisi darat dan area parkir 7029 Meter persegi, dengan menelan anggaran sebesar Rp. 891. 455. 249. 069. Bakal dikembangkan.

Rencana akan dikembangkan lagi untuk bisa didarati pesawat berbadan besar kedepan, Mohammad Uswanas kepada mataradaridonesia menyampaikan hal itu, dirinya tekad kedepan akan terus berjuang untuk bandara ini lebih maju di Selatan papua.

Sebagai orang yang menggagas pembangunan bandara siboru fakfak, uswanas katakan bahwa dari bandara dengan ukuran pesawat jenis ATR lebih muda dikembangkan menjadi bandara untuk didarati pesawat berbadan besar, semuanya harus bertahap.

“Bandara Siboru ini kerja nyata dan hasil karya kita semua, untuk mengembangkan dari 1.600 menjadi 3.600 butuh perjuangan yang cukup berat

Karena itu saya minta masyarakat fakfak menangkan saya di Pemilu 2024 sebagai Anggota DPR pada Pemilu 2024

Kita sama – sama berjuang untuk membangun lebih baik lagi, mereka harus yakin bahwa Pak Uswanas bisa” Harap Kaka Mocha.

About admin

Check Also

Hari AIDS Se-Dunia, Pj Gubernur Papua Barat : Ditemukan 969 Kasus HIV

Manokwari – Pada peringatan Hari Aids sedunia tahun 2023 yang berlangsung di Manokwari Provinsi Papua ...

Jabat Ketua TKD Prabowo – Gibran di Papua Barat, Airlangga Sebut Mohammad Uswanas Layak Dipilih Sebagai Anggota DPR RI

DR Drs MOhammad Uswanas, M,Si. Calon Anggota DPR RI Nomor Urut – 3 dari Partai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!