Home / Metro / Pendidikan / TNI Harus Netral di Pemilu 2024, Jokowi : Padamkan Percikan Sekecil Apapun

TNI Harus Netral di Pemilu 2024, Jokowi : Padamkan Percikan Sekecil Apapun

Jakarta – Presiden Joko Widodo dalam amanat tertulisnya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi dan loyalitas Prajurit TNI yang selama ini turut mengamankan situasi dan kondisi negara dengan baik dan aman.

Kepala Negara mengatakan bahwa selain tugas yang dijalankan secara baik dan profesional dan pengabdian seluruh TNI yang menjadi benteng terdepan pertahanan negara, tentu masih banyak yang harus diperbaiki agar kedepan TNI semakin jaya.

“Atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-78 kepada Tentara Nasional Indonesia di manapun saudara-saudara bertugas. dan, terima kasih atas dedikasi, atas keberanian, profesionalisme, dan pengabdian seluruh anggota TNI

Bahwa TNI menjadi benteng terdepan pertahanan negara, yang menjadi kekuatan pelindung rakyat, yang menjadi perisai penjaga NKRI, perisai penjaga Pancasila, perisai penjaga Undang-undang Dasar 1945.”, Sambut Jokowi.

Jokowi katakan bahwa pihaknya selaku kepala negara sangat amat senang karena kepercayaan publik terhadap TNI terus meningkat oleh karena itu harus dijaga dan selalu menempati urutan teratas berdasarkan hasil survei per september 2023.

“Saya senang kepercayaan masyarakat terhadap TNI terus terjaga dan selalu menempati urutan teratas berdasarkan hasil survei per September 2023, dengan angka kepercayaan 83 persen sampai 90 persen. Dan untuk dapat terus menjaga kepercayaan tersebut,

TNI harus mampu merumuskan secara akurat, merumuskan langkah-langkah dan strategi konkret ke depan, di tengah kondisi dunia yang berubah sangat cepat, dan memanasnya geopolitik dunia.”, Pesan Jokowi. Presiden Republik Indonesia.

Untuk urusan alutsista, Jokowi katakan, memang modernisasi alutsista sangat diperlukan, tapi keuangan negara, anggaran negara, APBN negara sangat terbatas, dan untuk kebutuhan kesejahteraan rakyat sangat lah besar, sehingga belanja alutsista harus dilakukan dengan bijak, baik besarannya maupun peruntukannya.

Menurutnya, Modernisasi alutsista harus menjadi bagian penting dari pengembangan investasi industri pertahanan di dalam negeri, sehingga harus didorong transfer teknologi, harus didorong peningkatan SDM, dan harus diutamakan produk dalam negeri.

“Terkait dengan ini, saya minta agar anggaran yang dimiliki, karena sulit dalam mengumpulkannya, sulit dalam mendapatkannya, dan merupakan uang dari rakyat, sehingga sebisa mungkin harus dibelanjakan dan harus diputar kembali untuk rakyat.”, Ujarnya

Selain itu, Jokowi juga ingin mengingatkan, dunia saat ini sedang menghadapi krisis, utamanya krisis pangan akibat perubahan iklim dan akibat terganggunya rantai pasok dunia, 22 negara sudah melakukan.

Oleh sebab itu, saya minta seluruh anggota TNI punya naluri terkait ini, punya kesadaran dan kepekaan terkait ini, karena urusan pangan adalah urusan perut, sangat penting dan penentu stabilitas bangsa.

Terakhir, kita kini telah memasuki tahun politik. “Saya minta tetap jaga betul kondisi damai, segera padamkan percikan sekecil apapun, berikan pemahaman kepada masyarakat bahwa beda pilihan itu wajar, menang dan kalah itu juga wajar.

Tetap jaga sinergitas dengan Polri, dan tetap jaga netralitas TNI, dan tetap pelihara watak kesatria, selalu jadikan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit pegangan dalam bertindak. (ret)

About admin

Check Also

Hindari Transaksi Jual Beli Suara, Konferensi PWI Sumsel Harus Netral dan Independen

Palembang – Dewan Kehormatan Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (DKP PWI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta ...

Pemilu 2024, Partisipasi Pemilih Harus Meningkat di Papua Barat, Jangan ada Gangguan dari Dalam dan Rongrongan dari Luar

Pj Gubernur Papua Barat. Alibaham Temongmere dalam satu kesmepatan belum lama di ini di Kabupaten ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!