12.6 C
New York
Senin, April 27, 2026

Buy now

Bangun Kebersamaam Sukseskan Peringatan Islam Masuk Tanah Papua, Berikut Usulan Sejumlah Kegiatan

Fakfak – Mantan Bupati Fakfak 2 periode. DR H Wahidin Puaradar, M,Si minta steakholder terus berikan dukungan serta sukseskan peringatan masuknya Agama Islam di Tanah Papua. 8 Agustus 2025 mendatang.

Peringatan Islam masuk di Tanah Papua ke-665 nantinya berlokasi di Kampung Gar. Distrik Furwagi. Kabupaten Fakfak – Papua Barat. Kampung Gar merupakan wilayah petuanan Raja Rumbati.

Mantan Qori International yang juga mantan Bupati Fakfak 2 periode. Wahidin Puarada. imbau kepada stakeholder agar untuk memperingati hari kebesaran Islam yang diperingati setiap tahunya tentunya terlihat dengan melakukan berbagai lomba yang bernuansa keislaman.

Masyarakat harus dibawah, pesan Wahidin Puaradar, dari pikirannya untuk bagaimana konsentrasi menyambut peringatan masuknya Agama Islam di Tanah Papua. tepatnya di Kampung Gar. Distrik Furwagi. Kabupaten Fakfak – Papua Barat.

Berasarkan keterangan tertulis yang disampaikan Wahidin Puarada diterima media ini, Minggu, 21 Juli 2025 kemarin. WP memberikan masukkan kepada panitia bahkan untuk semua umat muslim yang terlibat dalam peringatan masuknya agama islam di tanah papua agar dapat menyelenggarakan sejumlah kegiatan menyambut hari dimaksud.

Beberapa kegiatan yang diusulkan Wahidin Puarada untuk dilaksanakan menyongsong peringatan masuknya agama islam ke-665 di tanah papua yaitu sholat baik secara sendiri-sendiri maupun secara berjama`ah, lomba mengaji antar sekolah diberbagai jenjang pedidikan, lomba Adzan, lomba baca al-qur`an, serta lomba membaca surat Yasin dan surat-surat pendek lainya,

Kemudian, selain itu juga panitia diminta untuk lakukan lomba baca barzanzi, kemudian juga pembersihan makam baik di kota maupun di kampung-kampung sebagai bentuk perhatian dan penghormatan kita terhadap orang yang telah wafat terdahulu.

Wahidin Puarada juga sarankan agar lakukan lomba ceramah agama, serta  kegiatan mempercepat pembangunan masjid oleh semua pengurus masjid.

Berikut kutpian pernyataan Ust. H Wahidin Puarada

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, tanggal 8 Agustus 1360 adalah waktu pertama masuknya agama islam di irian jaya tanah papua, sesuai ddengan hasil berbagai penelitian dan telah ditetapkan dalam seminar masuknya agama islam yang dilakukan di fakfak bulan januari 2025 lalu.

Mari kita melayangkan pikiran kita membayangkan seorang ulama besar menginjakkan kaki di pantai Gar, sembari berdoa mengangkat kedua tangannya dengan ucapan alhamdulillah, saya telah tiba di salah pulau besar ciptaan Allah. Kemudian tibalah waktu sholat, ulama besar ini menggelar sorbannya searah turunnya matahari sebagai arah kiblat. Sang Ulama melaksanakan sholat sesuai waktunya. Beliau membaca shurotul  fatiha, shuroh yang lain dilanjutkan bacaan-bacaan lainnya dan diakhiri salam.

Nah, dalam konteks peringatan pertama masuknya agama islam di irian jaya tanah papua, kita ambil pesan dalam  rangkaian kegiatan ulama besar ini maka kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan diantaranya ada kegiatan mempercepat pembangunan mesjid sebagai sebuah gerakan serentak oleh semua pengurus masjid baik yang sedang membangun dan masjid yang memerlukan perbaikan.

Selain itu, lakukan lomba sholat sendiri-sendiri dan berjamaah usia Madrasah, SD, SLTP, SLTA, lomba Adzan, lomba membaca al-qur’an, lomba membaca surah yasin, surat-surat pendek, lomba baca barzanzi, kegiatan pembersihan makam yang ada, baik yang ada  di kota maupun di kampung-kampung. lomba  ceramah agama. mulai sekarang berdiskusi dan mewujudkan dalam kegiatan dan menjadi amal jariyah untuk setiap orang yang berpikir

Semua yang melaksakannya. Ayooooo, berlomba lomba lah berinvestasi amal jariyah. Waktu tidak pernah mundur, waktu terus berjalan. Berbuat sekarang. Kita semua bergandeng tangan, Insyaa Allah semua jadi mudah. Wassalamu’alaikum”, pesan penting Wahidin Puarada dalam keterangan tertulisnya diterima mataradarindonesia.com, merespon persiapan peringatan 665 Tahun masuknya agama islam di tanah papua di Kampung Gar. Kabupaten Fakfak – Papua Barat.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!