0.1 C
New York
Sabtu, Februari 14, 2026

Buy now

Pasca Izak Tellusa Diselimuti Asap Api, Langkah Pemda Fakfak Tangkis Duka Mereka

Tragedi, Sabtu, 20 September 2025 pagi meninggalkan kesan sedih dan luka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat Kabupaten Fakfak, betapa tidak, pagi itu api menghunuskan sejumlah bangunan rumah toko sepanjang Jalan Izak Tellusa. Kelurahan Fakfak Utara, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak – Papua Barat.

Pemilik ruko yang sedang menikmati suasana pagi bersama keluarga tercinta dan menanti saatnya toko-toko kembali dibuka dan beraktifitas melayani pengunjung dari berbagai penjuru kota fakfak ternyata harapan itu ibarat sebuah mimpi yang tak terwujud, yang terjadi tidak berbanding lurus sebagaimana impian mereka, muncul kebakaran yang tak disangka.

Sebelum terjadi tragedi kebakaran yang berlangsung pagi suasana ruas jalan sepanjang Izak Tellusa Fakfak terlihat masih lengah karena masyarakat termasuk aktifitas pertokoan belum dibuka pukul 06.30 itu, yang bisa terpandang ketika itu adalah beberapa orang berolahraga pagi sambil menikmati udara pagi, kemudian dibeberapa titik depan toko ada yang jualan nasi kuning.

Tidak lama kemudian suara dari dalam rumah toko beberapa korban mulai lari berhamburan terbirit-birit dari dalam rumah bangunan mereka masing-masing, ada yang barang yang bisa sempat diselamatkan sedangkan sebagian hanya bisa keluar dengan pakaian dibadan, bahkan terjadi korban jiwa (meninggal dunia) karena satu relawan terjatuh dari atap senk rumah dan meninggal dunia.

Dengan suasana yang sangat memprihatinkan dan musibah yang spontan terjadi ini seketika langit seputar Izak Tellusa fakfak ditutupi dengan asap api yang cukup tebal. seperti kata lagu asal Maluku/Ambon. “Tabakar ujung ka ujung, basarong asap api (Diselimuti asap api), Ale rasa beta rasa, susah senang sama-sama”, sebetulnya ini bukan tentang Siapa, Dari Mana, Suku Apa, Agama Apa, tapi ini soal Kemanusiaan

Mereka yang hari ini menerima musibah kebakaran hanya bisa menelan air mata dengan duka rasa sedih setiap saat karena nasib mereka selama ini bergantung pada bisnis yang hampir berlangsung sudah sekian puluh tahun selama berada di fakfak berubah menjadi abu tungku dampak dari ganasnya bara api, banyak kisah dan cerita mereka di tempat kebakaran ini bersama pendahulunya. jika diceritakan tak habis.

Bupati Fakfak. Samaun Dahlan didampigi Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik. Keduanya serentak melakukan peninjauan dilokasi kebakaran, Kamis, 25 September 2025 pagi. Cuaca pagi itu cukup mendung. Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah merasa prihatin dan terpukul dengan kejadian ini karena sebanyak 7 bangunan toko hangus dimusnahkan si jago merah (Api). Sementara 2 kios lainya pun tak selamat ditangan amukan bara api. Kepala BPBD Fakfak Samad Hatala ikut dalam pantauan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak.

Setelah mendapatkan Kronologis kebakaran tersebut. Bupati Fakfak didampingi Wakilnya. Donatus menegaskan akan segera menyediakan lokasi pasar kelapa dua bekas mereka yang sudah dipindahkan ke pasar thumburuni fakfak untuk para keluarga yang mengalami musibah kebakaran Izak tellusa Fakfak, paling tidak pemerintah menyediakan ruang darurat ini sambil menanti langkah-langah berikutnya dalam menjawab keresahan mereka.

Setelah meninjau lokasi kebakaran, Bupati dan Wakil Bupati Fakfak beserta rombongan meninjau lokasi bekas pasar kepala dua. Ternyata disana ratusan lapak berkonstruksi kayu ini sudah mengalamai kekosongan sehingga pemerintah daerah memastikan akan menyediakan lapak-lapak tersebut kepada mereka para korban kebakaran Izak Tellusa Fakfak sambil menunggu kebijakan selanjutnya. Langkah ini ternyata mulus karena ratusan lapak di eks pasar kelapa dua sudah kosong dan sedang disegel Perindag Fakfak.

Berikut kutipan pernyataan Bupati Fakfak. Samaun Dahlan didampingi Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik :

“Prinsipnya, pemerintah daerah membantu siapa saja korban musibah di Kabupaten Fakfak tanpa memandang latar belakang asal usul. Pemerintah hadir untuk semua, Mereka ini para pelaku ekonomi yang sudah lama berusaha di Kabupaten Fakfak, Jangan kita memandang sebelah mata latar belakang suku ataupun etnis mereka karena semua sejatinya masyarakat Fakfak,

Sebagai bentuk motivasi dan semangat kepada mereka, selain dukungan moril dan santunan, pemerintah memikirkan lokasi di Pasar Kelapa II akan digunakan sementara untuk para korban, Saya perintahkan Pak Kabid agar Pasar Kelapa II nantinya bisa mereka tempati dulu, kalau memungkinkan”. Terang Bupati Fakfak. Samaun Dahlan.

Diketahui sebelumnya, Kebakaran yang terjadi di Pertokoan Kota Pala Fakfak Jl. Isak Tellusa, Sabtu pagi pukul 06.30 WIT diduga sumber api berasal dari salah satu toko atau bangunan di lantai dasar yang meluas sehingga mengakibatkan 7 bangunan ikut hangus terbakar.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!