7.2 C
New York
Senin, November 2, 2026

Buy now

Ustaz Das`ad Latif Dipersiapkan Hadiri Peringatan Islam Masuk Tanah Papua di Fakfak

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan

Fakfak – Dalam rangka memperingati masuknya Agama Islam di Bumi Cenderawasih (Tanah Papua). dalam rancangannya. Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak dan Panitia Bakal hadirkan Ust. Das`ad Latif di Kabupaten Fakfak – Provnsi Papua Barat. beliau (KH Ustad Das`ad Latif-red) akan memberikan ceramah bertepatan dengan masuknya Agama Islam di Tanah Papua (Bumi Cenderwasih).

Momentum bersejarah masuknya Agama Islam di Tanah Papua diperingati setiap tahun tepatnya. Bertepatan dengan 8 Agustus, Umat Islam dan seluruh masyarakat dianjurkan untuk memeriahkan momen tahunan ini secara Kaaffah. Pengalaman tahun 2025 kemarin, sehingga untuk tahun 2026 ini kegiatannya benar-benar melekaukan kesiapan lebih matang dengan libatkan steakholder.

“Jadi, kami sudah bicara-bicara bahkan telah saya tawarkan gagasan kegiatannya ke Pak Bupati Fakfak. Bapak Samaun Dahlan ketika saya bertemu beliau di Jakarta. Kami menginginkan agar Peringatan Islam Masuk Tanah Papua yang bertepatan dengan 8 Agustus 2026 mendatang betul-betul diperingati secara Kaaffah. Beberapa tamu akan kami hadirkan dari Jakarta.

Pencermaha dan Qori – Qori`ah, dan spesial untuk penceramah adalah Ust. Das`ad Latif. Beliau akan diminta melalui undangan resmi dari Pak Bupati ke Fakfak bertepatan dengan momentum bersejarah ini”, Ungkap Pengagasan kegiatan 8 Agustus 2026. Wahidin Puarada. Kepada mataradarindonesia.com via ponselnya. Jumat, 10 April 2026 sore Wit.

Wahidin Puarada sebagai penggagas utama pelaksaan kegiatan peringatan Masuknya Agama Isalm di Tanah Papua. 8 Agustus 2026 besok mengatakan selain Ustad Das`ad latif. Tamu Jakarta yang hadir dengan tugas dan peran masing-masing sebanyak 25 orang, mereka ada yang Mengaji (Qori-Qoriah/Nasional dan International), terus petugas Sholawatannya, serta ada yang sebagai penceramah. Pendakwah Kondang Dasa`d Latif ikut hadir. Keseluruhan diundang resmi melalui Pemerintah daerah Kabupaten Fakfak.

Lanjut disampaikan Wahidin Puarada, selain Ustad Kondang. Das`ad Latif yang terkenal dengan gaya ceramah yang tegas, harmonis sambil menyelipkan pesan dakwah ringan, ia aktif di berbagai medsos dan sering mengisi kajian diberbaga TV Swasta. Ada satu penceramah yaitu, KH Munawwir. Beliau dikenal sebagai seorang penghafal Al-Qur`an. Keduanya bersama rombongan lain dari Jakarta sedang diatur jadwalnya sesuai waktu pelaksanaan kegiatan.

“Untuk Penceramah ini. Insha Allah dua orang, yang pertama adalah Ust. Das`ad latif. Kemudian KH Munawwir. Kedua Penceramah ini yang akan nanti hadir dalam acara Peringatan Masuknya Agama Islam di Tanah Papua. 8 Agustus 2026 mendatang di Kabupaten Fakfak. siapa yang menyukseskan kegiatan ini. Tentunya Umat Islam dan seluruh masyarakat maupun pihak-pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan tahunan ini”, Terang Wahidin Puarada. Penggagas utama kegiatan tersebut.

Profil Ustaz Das`ad Latif ;

Lahir di Makassar pada 21 Desember 1973, Ustadz Das’ad Latief menyelesaikan seluruh kesarjanaannya di bidang Ilmu Komunikasi. Ustadz Dr. H. Das’ad Latief S.Sos., S. Ag., M.Si., Ph.D merupakan seorang mubaligh yang aktif berdakwah mulai dari televisi, media sosial dan dari mimbar-ke mimbar.

Dakwahnya membuat para pendengarnya mampu menangkap pesan-pesan Islam dengan damai. Ustadz Das’ad Latief juga adalah seorang dosen dan peneliti di Universitas Hasanudin dengan spesifikasi keilmuan Public Relations.

Pendidikan strata 1 beliau ditempuh di dua tempat sekaligus, yaitu Universitas Islam Negri (UIN) Alaudin pada bidang Peradilan Islam dan di Universitas Hasanudin pada bidang Ilmu Komunikasi. Pendidikan magister ustadz Das’ad masih dibidang yang sama diselesaikan di Universitas yang sama. dilanjutkan dengan mendapat gelar dari Universitas Kebangsaan Malaysia sekaligus gelar doktor kedua kalinya di Universitas Islam Makassar dalam bidang ilmu syariah menjadi bukti keseriusannya dalam menuntut ilmu.

Nama Ustadz Das’ad Latif akhir-akhir ini menjadi perhatian banyak orang. metode dakwahnya yang kadang kadang humoris, di lain waktu terkesan tegas bahkan cenderung galak, namun cara menyampaikan dakwahnya mudah diterima oleh jamaah. Metode dakwah yang ringan sangat disukai masyarakat, dan hal ini membuat nama ustadz ini semakin melesat baik di media sosial atau di televisi.

Berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, pria ini merupakan lulusan sarjana IAIN Alauddin Makassar jurusan Peradilan Islam. Ia juga sempat menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin dengan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi.

Cara Das’ad mendakwah dengan materi ringan, serta pembawaannya yang komunikatif, membuat dirinya sering diundang untuk mengisi acara-acara ceramah di berbagai televisi dan radio. Selain itu, sosoknya juga merupakan CEO dari biro perjalanan haji dan umroh, PT Gelora Indah Pradana.

Cikal Bakal Penetapan Islam Masuk Tanah Papua

Diketahi sebelumnya, Tim Perumus Seminar Nasional Sejarah Masuknya Agama Islam di Tanah Papua bersepakat dan menandatangani berita acara penetapan waktu, tempat, dan tokoh yang membawa agama Islam ke tanah Papua. Penandatangan itu berlangsung di Fakfak, Sabtu, 11 Januari 2025 lalu.

Dalam penetapan itu disebutkan, agama Islam masuk ke Tanah Papua pada Selasa, 8 Agustus 1360 Masehi atau bertepatan dengan 24 Ramadhan 761 Hijriyah yang dibawa oleh seorang mubaligh dari Aceh bernama Abdul Ghaffar ke kampung Gar atau Furuwagi, Kabupaten Fakfak. Selain menetapkan tanggal dan tempat masuknya agama Islam di tanah Papua, Tim Perumus juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi sebagai tindak lanjut dari hasil seminar ini.

Diantaranya, mendorong pemerintah Fakfak agar kampung Gar dapat dijadikan sebagai destinasi wisata religi. Kemudian, mendorong pemerintah Papua Barat untuk megajukan kepada pemerintah pusat unntuk menetapakan 8 Agustus sebagai hari libur fakultatif untuk seluruh tanah Papua.

Rekomendasi selanjutnya, mendorong lembaga pendidikan Islam untuk memasukkan sejarah kedatangan Islam di tanah Papua sebagai bagian dari kurikulum dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang sejarah Islam di Papua yang dimulai pada 8 Agustus 1360.

Selanjutnya, merekomendasikan kepada umat Islam untuk memperingati tanggal 8 Agustus sebagai hari masuknya agama Islam di tanah Papua, melaui kegiatan antara lain pemeliharaan situs sejarah dan kemudian, mengusulkan pembangunan infrastruktur yang mendukung pelestarian situs sejarah Islam baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!