Home / Olahraga / Wapres Dukung Sulawesi Tengah Jadi Pusat Kawasan Pangan Nasional

Wapres Dukung Sulawesi Tengah Jadi Pusat Kawasan Pangan Nasional

Donggala – Permasalahan pangan yang terjadi saat ini, tak lepas dari ancaman perubahan iklim yang semakin nyata dirasakan dalam beberapa waktu ini. Diperlukan upaya taktis dan rencana kerja yang detail dalam menangani kedaulatan pangan di tanah air.

Untuk itu, pemerintah terus berupaya mengembangkan potensi kawasan pangan, termasuk di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), dimana provinsi tersebut diharapkan menjadi pusat Kawasan Pangan Nasional (KPN) di masa yang akan datang.

“Sekarang ini Palu, ke sini masih sangat terbatas. Kita harus menggunakan helikopter. Saya yakin ke depan daerah ini akan berkembang jadi pusat Kawasan Pangan Nasional kita yang kita siapkan pada masa mendatang. Pemerintah mendukung upaya ini,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin saat dimintai tanggapannya oleh awak media usai menghadiri Peresmian dan Penanaman Perdana Kawasan Pangan Nusantara di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulteng, Rabu (04/10) diterima media ini dalam keterangan tertulisnya.

“Kita tahu masalah pangan ini masalah besar. Karena itu, kita tentu tidak ingin ini berdampak pada bangsa dan negara, kita ingin mengantisipasi kemungkianan itu. Dan kita menyiapkan salah satunya Kawasan Pangan Nasional yang ada di Sulawesi Tengah ini,” imbuhnya.

Menurut Wapres, Provinsi Sulteng memiliki potensi yang besar dalam pengembangan dan budidaya pangan di wilayahnya. Durian montong yang dikenal di Thailand ternyata berasal dari Sulteng.
Meskipun Wapres cukup terkejut ketika mengetahui hal ini, namun ia tetap bangga dan berharap ada pengembangan industri pangan pada jenis makanan yang lainnya.

“Sulawesi Tengah punya delapan tambang, selain nikel, ada emas. Dan Sulawesi Tengah punya potensi tanah yang cukup luas yang bisa ditanami berbagai durian. Ternyata durian montong itu dari sini asalnya dan dikembangkan di Thailand,” tuturnya.

Lebih jauh, menyongsong kepindahan pusat pemerintahan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Wapres mengungkapkan, akan diperlukan suplai pangan dari wilayah strategis, salah satunya dari Provinsi Sulteng.

“Kebutuhan IKN yang diperkirakan nanti akan berkembang akan membutuhkan suplai pangan tertentu, yang paling dekat dari sini, dari Donggala ini,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres mengingatkan pentingnya sikap antisipatif dalam menghadapi krisis global dan juga kepindahan ke IKN, sehingga diperlukan persiapan yang matang dan sedini mungkin.

“Kita antisipasi kemungkinan terjadi krisis global, antisipasi perkembangan IKN. Karena itu, kita lebih awal menyiapkan,” pungkasnya.

Mendampingi Wapres pada keterangan pers kali ini, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, dan Bupati Donggala Kasman Lassa. (rls/ret)

About admin

Check Also

Jika Terpilih, Prabowo Pastikan Bangun Rumah Sakit Berbasis Moderen Hingga Kesejahteraan Guru Honorer

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden pada Pemilu 2024, (Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka), ...

Uswanas Dihadapan Tokoh Masyarakat Fakfak Menuju DPR RI 2024

DR Drs MOHAMMAD USWANAS, M, Si. CALON ANGGOTA DPR RI 2024 NOMOR URUT 3. DAPIL ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!