Home / Metro / Kesehatan / Wapres Instruksikan Daerah Aktif Tangani Stunting, : “Dana Banyak, Jangan Kasus Bertambah”

Wapres Instruksikan Daerah Aktif Tangani Stunting, : “Dana Banyak, Jangan Kasus Bertambah”

Jakarta – Wakil Presiden Republik Indonesia. KH Ma`ruf Amin menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintahan ditingkat Provinsi ke Gubernur, Kabupaten ke Bupati dan Kota ke Walikota untuk aktif menangani kasus stunting secara baik.

Wapres katakan, anggaran untuk penanganan stunting tiap daerah cukup besar sehingga jika daerah yang kasus stuntingnya meroket tajam tidak sebanding dengan anggaran yang dimiliki maka itu menjadi sebuah atensi besar yang patut dipertanyakan karena semua fasilitas negara sudah disiapkan pemerintah pusat maupun daerah.

Menurutnya, jika daerah berhasil menurunkan angka stunting maka secara nasional akan berdampak karena data semua daerah terbaca di pusat baik melalui kementerian Kesehatan maupun kementerian lembaga lainya,

Pemerintah Lanjut Wapres, tengah serius menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing guna menyambut bonus demografi yang diperkirakan akan berada pada puncaknya di tahun 2030. dalam hal ini, peningkatan kualitas hidup dan jaminan gizi anak-anak Indonesia turut menjadi fokus pemerintah.

Dengan sejumlah langkah strategis dan komitmen kuat antarlembaga, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin yakin target penurunan angka stunting yang ditetapkan sebesar 14% pada tahun 2024 dapat dicapai.

“Menurut rapat koordinasi terakhir yang saya pimpin, bahwa Insya Allah (target) stunting ini tercapai. Diperkirakan penurunannya di tahun 2023 ini mencapai 3,8%, di 2024 juga 3,8%, artinya 7,6%. Jadi 21,6% dikurangi 7,6% sehingga menjadi 14%,

Masing-masing daerah harus bekerja aktif untuk memerangi kasus ini, anggaran untuk penanganan stunting cukup banyak sehingga kalau daerah yang stunting tidak menurun maka patut dipertanyakan.” Jelas Wapres Kamis (08/06) kemarin secara tertulis diterima mataradarindonesia.com

Wapres jelaskan bahwa Meskipun pada tahun yang lalu penurunannya tidak cukup memuaskan, Wapres optimis tahun ini penurunan stunting akan mencapai target.

“Memang di 2022 itu pencapaiannya hanya 2,8%, itu karena Perpres baru keluar dan belum terkonsolidasi, itu dari laporan yang saya terima. Oleh karena itu, untuk 2023 tidak lagi 2,8% tapi 3,8%,” ungkapnya.

Terlebih, Wapres menyampaikan bahwa dari data yang dilaporkan dan pengamatan langsung di lapangan, terdapat beberapa daerah dengan penurunan angka stunting yang sangat memuaskan.

“Itu juga bisa dilihat dari penurunan yang cukup tinggi di beberapa daerah sampai ada yang 10%. di Kepulauan Riau, misalnya, penurunannya 15,2% untuk tahun 2022,” tambah Wapres.

Wapres juga menyebut, meskipun setiap provinsi dan Kabupaten/Kota menghadapi berbagai kondisi dan tantangan yang beragam, dirinya yakin target penurunan stunting secara nasional akan dapat tercapai.

“Ada daerah yang di bawah 14%, tapi mungkin ada juga di daerah-daerah lain sudah di atas, tetapi secara nasional diyakini bisa mencapai 14%,” pungkasnya. (rls/ret)

About admin

Check Also

Jeffry Auparay Ditunjuk Sebagai Plt. Kadis Kelautan dan Perikanan Papua Barat, Segera Bertemu 4.000 Nelayan

Jeffry Jech Verson Auparay, SH.,MH terlihat menerima SK Plt. Kadis Kelautan dan Perikanan Papua Barat. ...

Puan Maharani Dicegat Sejumlah Kapala Desa di Klaten

Ketua DPR RI Puan Maharani saat menerima sejumlah kepala desa (Kades) yang menanyakan kelanjutan pembahasan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!